Rabu, 16 September 2026

KELAS 2 SUMATIF HARIAN 2 PENDIDIKAN PANCASILA, KAMIS 17 SEPTEMBER 2026

 IDENTITAS

Nama Guru            : Resti Regita Cahyani, S.Pd.

Mata Pelajaran      : Pendidikan Pancasila 

Hari / Tanggal        : Kamis / 17 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zaid Bin Tsabit

Materi                     : Sumatif Harian 2

Pertemuan             : 9


SD Kelas 2 · Pendidikan Pancasila · Semester Ganjil

🦅 Latihan Soal Pendidikan Pancasila
Hidup Rukun & Sila Pancasila

Sumatif Harian 2 · 20 Soal Isian · "Rukun Itu Indah!"
📌 Tujuan Pembelajaran: Menyebutkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga dan sekolah, memahami makna hidup rukun, serta menerapkan sikap rukun dalam kehidupan sehari-hari.
⭐ Sila 1 – Ketuhanan⛓️ Sila 2 – Kemanusiaan🌳 Sila 3 – Persatuan🤝 Sila 4 – Kerakyatan⚖️ Sila 5 – Keadilan
20 Soal Isian
4 Topik Materi
CP · TP · ATP Lengkap
Kunci Jawaban + Kesimpulan
📋

Perangkat Pembelajaran – Pendidikan Pancasila: Hidup Rukun

Capaian Pembelajaran · Tujuan Pembelajaran · Alur Tujuan Pembelajaran · Metode & Media

📘 Capaian Pembelajaran (CP) – Elemen Pancasila & UUD NRI 1945

  • CPPeserta didik mampumengenal dan menyebutkan nilai-nilai sila Pancasilayang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga dan sekolah.
  • CPPeserta didik mampumengidentifikasi contoh-contoh perilakuyang mencerminkan nilai Pancasila (khususnya sila 1, 2, 3, dan 4) di lingkungan rumah dan sekolah.
  • CPPeserta didik memahamimakna hidup rukundan mampu menjelaskan manfaatnya bagi kehidupan bersama di lingkungan sekitar.
  • CPPeserta didik dapatmenerapkan sikap rukundalam interaksi sehari-hari: menghormati perbedaan, bermusyawarah, bekerja sama, dan saling menyayangi.

🎯 Tujuan Pembelajaran (TP)

  • 1Siswa dapatmenghubungkan perilaku sehari-hari dengan sila Pancasilayang sesuai (misal: berdoa = sila 1, menolong = sila 2, kerja bakti = sila 3).
  • 2Siswa dapatmemberikan contoh penerapan nilai Pancasiladi lingkungan rumah (keluarga) dan sekolah (teman, guru).
  • 3Siswa dapatmenjelaskan makna hidup rukun— saling menghargai, menyayangi, tidak bertengkar — dan menyebutkan manfaatnya.
  • 4Siswa dapatmemilih sikap yang tepatdalam situasi kehidupan sehari-hari agar terciptanya kerukunan (bermusyawarah saat berbeda pendapat, menghormati perbedaan suku/agama, dll).

🗺️ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

1
Mengenal 5 Sila Pancasila → Siswa mengingat kembali bunyi sila, simbol, dan makna dasar masing-masing sila melalui hafalan dan tanya jawab.
2
Penerapan Sila di Sekolah → Siswa mengidentifikasi dan memberi contoh perilaku yang sesuai sila Pancasila dalam kegiatan sekolah: berdoa, piket, menolong teman, musyawarah.
3
Penerapan Sila di Rumah → Siswa mengidentifikasi perilaku sesuai Pancasila dalam kegiatan keluarga: membantu orang tua, rukun dengan saudara, menghormati orang tua.
4
Makna Hidup Rukun → Siswa belajar bahwa hidup rukun berarti saling menghargai, menyayangi, dan tidak saling menyakiti, meskipun ada perbedaan.
5
Penerapan Hidup Rukun → Siswa berlatih memilih sikap yang tepat dalam berbagai situasi: perbedaan pendapat → musyawarah; teman berbeda suku → menghormati; teman terjatuh → menolong.
6
Refleksi & Penilaian → Siswa mengerjakan soal latihan dan merefleksikan perilaku rukun yang sudah mereka lakukan di rumah dan sekolah.

🛠️ Metode & Media Pembelajaran yang Disarankan

📚 Metode Pembelajaran
  • Tanya jawab interaktif (situasi sehari-hari)
  • Bercerita / storytelling (cerita bergambar)
  • Bermain peran (role play musyawarah)
  • Diskusi kelompok kecil (contoh penerapan sila)
  • Pembiasaan sikap (refleksi harian)
  • Latihan soal mandiri (worksheet)
  • Kuis gambar (tunjuk sikap yang tepat)
🖥️ Media Pembelajaran
  • Kartu bergambar Garuda & simbol 5 sila
  • Video animasi hidup rukun (YouTube)
  • Buku cerita bergambar tentang Pancasila
  • Slide PowerPoint dengan skenario situasi
  • Poster "Aku Pancasila" di dinding kelas
  • Boneka tangan untuk role play
  • Blogger / Google Sites (latihan digital)
  • Lembar kerja bergambar (LKS)
💡

Petunjuk: Isi setiap titik-titik (___) dengan jawaban yang paling tepat. Kerjakan sendiri dulu, baru periksa kunci jawaban di bagian bawah ya! 🌟

🦅 Panduan Cepat – Lima Sila Pancasila & Maknanya

⭐Sila 1Ketuhanan
Berdoa, beribadah, toleransi antar agama
⛓️Sila 2Kemanusiaan
Menolong, tidak menyakiti, adil
🌳Sila 3Persatuan
Kerja sama, tidak pilih kasih, gotong royong
🤝Sila 4Kerakyatan
Musyawarah, mendengarkan pendapat orang lain
⚖️Sila 5Keadilan
Berbagi, tidak curang, adil kepada semua
🏫Sila Pancasila di Sekolah
Contoh perilaku sesuai sila di lingkungan sekolah
Soal 1–6
🏠Sila Pancasila di Rumah
Contoh perilaku sesuai sila di lingkungan keluarga
Soal 7–11
🕊️Makna Hidup Rukun
Pengertian dan manfaat hidup rukun
Soal 12–15
🤝Penerapan Hidup Rukun
Sikap tepat dalam berbagai situasi kehidupan
Soal 16–20
🏫

Penerapan Sila Pancasila di Sekolah

Perilaku sehari-hari di kelas, teman, dan lingkungan sekolah
Soal 1 – 6
1
Setiap pagi sebelum pelajaran dimulai, semua siswa berdoa bersama sesuai agama masing-masing. Kegiatan berdoa sebelum belajar merupakan contoh penerapan sila ke- karena berhubungan dengan kepercayaan kepada .
2
Ketika ada teman yang terjatuh di halaman sekolah, tindakan yang sesuai nilai Pancasila adalah  teman tersebut. Sikap ini mencerminkan sila ke- (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab).
🤝Menolong → Sila 2
😂Menertawakan → Salah!
3
Melakukan piket kelas bersama-sama tanpa memilih-milih teman adalah contoh penerapan sila ke-, karena mencerminkan nilai  (gotong royong).
4
Ketika sedang berdiskusi kelompok, seorang teman sedang menyampaikan pendapatnya. Sikap yang tepat adalah , bukan memotong pembicaraannya. Ini mencerminkan nilai sila ke-.
5
Di kelas ada teman dari Jawa, Sumatera, dan Papua. Sikap yang benar kepada mereka adalah  perbedaan tersebut karena semua adalah bagian dari bangsa Indonesia. Ini adalah penerapan sila ke-.
6
Pembagian tugas piket yang adil kepada semua siswa tanpa pilih kasih merupakan contoh penerapan nilai Pancasila khususnya sila ke- yang berbunyi "Keadilan  bagi Seluruh Rakyat Indonesia".
🏠

Penerapan Sila Pancasila di Rumah

Perilaku dalam keluarga yang mencerminkan nilai Pancasila
Soal 7 – 11
7
Membantu ayah dan ibu merapikan rumah setelah pulang sekolah adalah contoh penerapan Pancasila di lingkungan . Perilaku ini mencerminkan rasa  kepada orang tua.
8
Kakak dan adik tidak saling bertengkar dan selalu berbagi mainan di rumah. Ini adalah contoh sikap  di lingkungan keluarga, yang mencerminkan penerapan nilai Pancasila sila ke-.
9
Saat makan malam, seluruh keluarga menunggu bersama dan berdoa terlebih dahulu sebelum makan. Kebiasaan ini mencerminkan nilai sila ke- yaitu mengutamakan  kepada Tuhan.
10
Saat akan menonton televisi, kakak dan adik berbeda pilihan acara. Cara menyelesaikan masalah ini yang sesuai nilai Pancasila adalah dengan  untuk mencari kesepakatan bersama. Ini merupakan nilai sila ke-.
11
Memberikan makanan kepada tetangga yang membutuhkan adalah contoh penerapan Pancasila sila ke- karena sikap tersebut menunjukkan rasa  kepada sesama manusia.
🕊️

Makna Hidup Rukun

Pengertian · Ciri-ciri · Manfaat Hidup Rukun
Soal 12 – 15
12
Hidup rukun artinya hidup dengan saling  dan  antar sesama, tanpa pertengkaran dan permusuhan.
❤️Saling menyayangi
🤲Saling menghargai
🤝Saling membantu
😊Tidak bertengkar
13
Jika kita hidup rukun, lingkungan sekitar kita akan menjadi , , dan  sehingga nyaman untuk ditinggali bersama.
14
Lawan dari hidup rukun adalah hidup yang  (saling bermusuhan). Sikap ini harus kita  agar tidak terjadi pertengkaran.
✅Rukun → Damai, nyaman, bahagia
❌Tidak rukun → Bertengkar, sedih, tidak nyaman
15
Dengan hidup rukun, pekerjaan yang berat akan terasa lebih  karena dikerjakan secara . Inilah mengapa kita perlu selalu menjaga kerukunan bersama teman dan keluarga.
🤝

Penerapan Hidup Rukun dalam Kehidupan

Sikap Tepat dalam Berbagai Situasi Sehari-hari
Soal 16 – 20
16
📖Rafi dan Dina berbeda pendapat tentang permainan apa yang akan dimainkan di jam istirahat. Rafi ingin bermain bola, Dina ingin bermain lompat tali.
Cara yang tepat agar mereka tetap rukun adalah dengan  untuk mencari kesepakatan bersama, bukan dengan saling .
17
🌍Di kelas 2, ada teman bernama Adi yang berasal dari suku Batak dan Sari dari suku Jawa. Mereka memiliki bahasa daerah yang berbeda.
Sikap yang tepat terhadap Adi dan Sari adalah  perbedaan tersebut karena kita semua adalah bagian dari satu bangsa yaitu bangsa .
18
🕌Teman sebangku kamu, Davi, berbeda agama denganmu. Ketika Davi sedang berdoa sesuai agamanya, sikapmu seharusnya ....
Sikapmu yang benar adalah  Davi menjalankan ibadahnya dan tidak  caranya beribadah. Ini mencerminkan sikap  antar umat beragama.
19
Contoh perilaku hidup rukun yang bisa kita lakukan di sekolah antara lain:  piket kelas bersama,  teman yang tidak membawa alat tulis, dan tidak  teman yang berbeda dari kita.
20
Jika di dalam kelompok belajar ada perbedaan pendapat, cara terbaik untuk menyelesaikannya adalah melalui , bukan dengan cara  atau saling memaksakan kehendak. Dengan begitu, semua anggota kelompok merasa  dan keputusan dapat diterima bersama.

🗝️

Kunci Jawaban

Periksa jawabanmu setelah mengerjakan semua 20 soal ya! 😊

🏆 Cara hitung nilai: Jumlah benar × 5 = nilaimu.  |  18 benar = 90 🎉  |  20 benar = 100 🥇
🏫 Sila Pancasila di Sekolah (Soal 1–6)
1.Sila ke-1 · Tuhan Yang Maha Esa
2.Menolong / membantu · Sila ke-2
3.Sila ke-3 · Persatuan / gotong royong
4.Mendengarkan dengan baik · Sila ke-4
5.Menghormati / menghargai · Sila ke-3
6.Sila ke-5 · Sosial
🏠 Sila Pancasila di Rumah (Soal 7–11)
7.Rumah (keluarga) · sayang / hormat
8.Rukun · Sila ke-3
9.Sila ke-1 · ketaatan / syukur
10.Bermusyawarah / berdiskusi · Sila ke-4
11.Sila ke-2 · kasih sayang / peduli
🕊️ Makna Hidup Rukun (Soal 12–15)
12.Menghargai · menyayangi
13.Aman · nyaman · damai / tentram
14.Bermusuhan / bertengkar · hindari / jauhi
15.Ringan / mudah · bersama-sama / gotong royong
🤝 Penerapan Hidup Rukun (Soal 16–20)
16.Bermusyawarah / berdiskusi · memaksakan kehendak
17.Menghormati / menghargai · Indonesia
18.Menghormati · mengejek / mengganggu · toleransi
19.Melakukan / mengerjakan · meminjamkan · mengejek / merendahkan
20.Musyawarah · pertengkaran / paksaan · dihargai / senang

🌟 Kesimpulan – Pendidikan Pancasila: Hidup Rukun

Empat hal penting yang sudah kamu pelajari! Terapkan setiap hari di rumah dan sekolah. 💪

🏫 Sila Pancasila di Sekolah
  • Berdoa sebelum belajar → Sila 1 (Ketuhanan).
  • Menolong teman → Sila 2 (Kemanusiaan).
  • Piket bersama → Sila 3 (Persatuan).
  • Mendengarkan pendapat → Sila 4 (Kerakyatan).
  • Berbagi adil → Sila 5 (Keadilan).
🏠 Sila Pancasila di Rumah
  • Membantu orang tua → Sila 2 & 5.
  • Rukun dengan saudara → Sila 3.
  • Berdoa sebelum makan → Sila 1.
  • Musyawarah saat berbeda pendapat → Sila 4.
  • Berbagi dengan tetangga → Sila 2 & 5.
🕊️ Makna Hidup Rukun
  • Rukun = saling menghargai & menyayangi.
  • Rukun membuat lingkungan aman, nyaman, damai.
  • Tidak rukun = bermusuhan → harus dihindari.
  • Pekerjaan berat jadi ringan jika dikerjakan bersama.
🤝 Penerapan Hidup Rukun
  • Beda pendapat? → Musyawarah, bukan bertengkar.
  • Beda suku/agama? → Hormati dan hargai perbedaan.
  • Teman kesulitan? → Bantu dengan tulus.
  • Di kelompok? → Dengarkan dan hargai semua pendapat.
🦅 Pancasila adalah pedoman hidup kita sebagai bangsa Indonesia! Terapkan nilainya setiap hari — di rumah, di sekolah, dan di mana saja! 🇮🇩
☀️ "Rukun Dalam Perbedaan Menuju Ridha Allah" ☀️
Refleksi : Alhamdulillah dari 27 murid yang hadir pada hari ini (3 murid berhalangan hadir karena sakit), sudah lebih dari 50% murid mendapatkan nilai di atas KKTP.

KELAS 2 KEGIATAN OUTING CLASS, RABU 16 SEPTEMBER 2026

 IDENTITAS

Nama Guru            : Resti Regita Cahyani, S.Pd.

Mapel                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal        : Rabu / 16 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zaid Bin Tsabit

Materi                     : Berhati-Hati dimana saja - (Damkar)


                                  

🚒 Outing Class: Mengenal Damkar & Berhati-Hati Dimana Saja 🔥

Bahasa Indonesia — Kelas 2 SD | Kunjungan ke Pos Pemadam Kebakaran

🌤️ Pembukaan: Mengingat Kebesaran Allah

"Bismillahirrahmanirrahim..."

Anak-anak hebat, sebelum kita berangkat outing class hari ini, ayo kita ingat kebesaran Allah Swt. 🤲

  • Al-Khalik (Yang Maha Menciptakan) — Allah menciptakan api, air, udara, dan juga hewan-hewan di sekitar kita. Api bisa bermanfaat untuk memasak, tapi juga bisa berbahaya jika tidak hati-hati.
  • Ar-Razzaq (Yang Maha Memberi Rezeki) — Allah memberi rezeki kepada Bapak/Ibu petugas Damkar berupa kekuatan dan keberanian untuk menolong orang lain, sehingga mereka bisa bekerja menjaga keselamatan kita semua.
  • Al-Malik (Yang Maha Merajai) — Allah yang mengatur segala sesuatu di dunia ini, termasuk mengajarkan kita untuk selalu berhati-hati dan menjaga diri di mana pun kita berada.

Dengan mengingat sifat Allah ini, kita belajar bersyukur atas pertolongan-Nya melalui para petugas Damkar, dan kita juga belajar menjaga keselamatan diri sendiri dan teman-teman. 😊

🎯 Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu menyimak, memahami, dan menceritakan kembali informasi tentang transportasi khusus (mobil pemadam kebakaran) serta menerapkan sikap berhati-hati di berbagai tempat melalui pengalaman langsung (outing class), dengan menggunakan kosakata Bahasa Indonesia yang santun dan sesuai konteks.

📌 Tujuan Pembelajaran (Umum)

  1. Peserta didik dapat menjelaskan fungsi mobil pemadam kebakaran (Damkar) sebagai alat transportasi khusus.
  2. Peserta didik dapat menceritakan kembali proses simulasi keselamatan yang dilakukan di Pos Damkar.
  3. Peserta didik dapat menerapkan sikap berhati-hati saat berada di tempat baru, termasuk saat bertemu hewan berbahaya dan mencegah kebakaran.

🌱 TP Berdimensi Mindful, Meaningful, Joyful

Mindful Peserta didik menyadari pentingnya fokus dan waspada terhadap lingkungan sekitar saat berada di tempat baru.

Meaningful Peserta didik memahami manfaat nyata petugas Damkar bagi keselamatan masyarakat dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.

Joyful Peserta didik mengikuti simulasi dan tanya jawab dengan petugas Damkar secara aktif, gembira, dan penuh rasa ingin tahu.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Persiapan (Mindful): Guru mengajak siswa berdoa, tenang, dan menyimak arahan sebelum berangkat outing class.
  2. Eksplorasi (Meaningful): Siswa mengamati mobil Damkar, mendengar penjelasan petugas tentang fungsi kendaraan dan alat-alatnya.
  3. Simulasi (Joyful + Meaningful): Siswa mempraktikkan cara bersikap saat bertemu hewan berbahaya dan cara mencegah kebakaran bersama petugas.
  4. Refleksi (Mindful): Siswa menceritakan kembali pengalaman dan perasaannya secara lisan.
  5. Evaluasi (Joyful): Siswa mengerjakan soal pilihan ganda dengan semangat sebagai bentuk permainan kuis.

🧩 Model dan Metode Pembelajaran

Model: Experiential Learning (Pembelajaran Berbasis Pengalaman Langsung)

Metode: Karyawisata/outing class, simulasi, tanya jawab, bermain peran (role play), dan diskusi kelompok kecil.


🚒 Materi 1: Transportasi Khusus — Mobil Damkar

🚒 Mobil pemadam kebakaran (Damkar) adalah kendaraan khusus berwarna merah yang bertugas memadamkan api saat terjadi kebakaran. Damkar termasuk transportasi darat yang dilengkapi alat-alat istimewa, yaitu:

  • 💧 Selang air — untuk menyemprotkan air ke arah api.
  • 🪜 Tangga panjang — untuk menjangkau tempat yang tinggi.
  • 🔔 Sirine dan lampu — berbunyi keras agar pengendara lain memberi jalan.
  • 👨‍🚒 Petugas Damkar — orang yang berani dan terlatih menolong korban kebakaran.

Saat mobil Damkar lewat dengan sirine menyala, kita harus segera memberi jalan ya, anak-anak! 🚦

⚠️ Materi 2: Berhati-Hati Dimana Saja

Berhati-hati artinya kita selalu waspada dan hati-hati menjaga diri, baik di rumah, sekolah, maupun saat outing class. Berikut hal yang perlu diingat:

1. Jika bertemu hewan berbahaya 🐝🐍

  • Tetap tenang, jangan berteriak atau berlari mendadak.
  • Menjauh perlahan-lahan sambil mendekat ke guru atau orang dewasa.
  • Jangan mengganggu atau mendekati hewan tersebut.

2. Cara mencegah kebakaran 🔥

  • Tidak bermain api atau korek api.
  • Mematikan kompor dan listrik jika tidak digunakan.
  • Segera memberi tahu orang dewasa jika mencium bau gas atau melihat asap.
  • Jika baju terkena api kecil: berhenti, jatuhkan diri, lalu berguling (stop, drop, and roll).

📝 Soal Evaluasi (Pilihan Ganda)

1. Warna mobil pemadam kebakaran umumnya adalah…
A. Biru   B. Merah   C. Hijau   D. Kuning
2. Kendaraan yang digunakan untuk memadamkan api disebut…
A. Mobil pemadam kebakaran   B. Ambulans   C. Bus sekolah   D. Truk sampah
3. Petugas yang bertugas memadamkan api disebut…
A. Dokter   B. Damkar   C. Polisi   D. Guru
4. Alat yang digunakan Damkar untuk menyemprotkan air adalah…
A. Selang air   B. Sapu   C. Ember   D. Kain
5. Nomor telepon darurat kebakaran di Indonesia adalah…
A. 119   B. 110   C. 113   D. 118
6. Jika bertemu hewan liar yang berbahaya saat outing, sikap yang tepat adalah…
A. Mendekat dan mengejarnya   B. Tetap tenang dan menjauh perlahan   C. Berteriak keras   D. Melempar batu
7. Salah satu penyebab kebakaran di rumah adalah…
A. Air yang tumpah   B. Baju yang dilipat   C. Kompor menyala tanpa pengawasan   D. Buku tersusun rapi
8. Bunyi sirine mobil Damkar bertujuan untuk…
A. Menghibur anak-anak   B. Menakuti hewan   C. Menandakan waktu istirahat   D. Memberi tahu pengendara lain agar memberi jalan
9. Sikap hati-hati yang tepat ketika berada di tempat baru saat outing class adalah…
A. Berlari sendiri menjauh dari rombongan   B. Mengambil barang milik orang lain   C. Selalu bersama guru dan teman, mendengarkan arahan   D. Bermain di dekat api
10. Jika baju kita terkena api kecil, tindakan yang benar adalah…
A. Berlari sekencang mungkin   B. Melepas semua baju sambil berlari   C. Menyiram dengan minyak   D. Berhenti, jatuhkan diri, dan berguling
🔑 Kunci Jawaban:
1. B2. A3. B4. A5. C
6. B7. C8. D9. C10. D

💡 Pemetaan Mindful, Meaningful, Joyful pada Langkah Pembelajaran

Mindful Terlihat pada tahap pembukaan (mengingat kebesaran Allah, berdoa dengan tenang) dan tahap persiapan/refleksi, di mana siswa diajak fokus dan sadar penuh terhadap lingkungan sekitar.

Meaningful Terlihat saat siswa mengamati langsung mobil Damkar dan memahami manfaat nyata petugas Damkar bagi keselamatan masyarakat, sehingga pembelajaran terasa relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Joyful Terlihat pada kegiatan simulasi bersama petugas Damkar dan sesi kuis pilihan ganda yang dikemas menyenangkan, sehingga siswa belajar sambil bermain dan bergembira.

🌟 Kesimpulan

Melalui outing class ke Pos Pemadam Kebakaran, anak-anak belajar mengenal Damkar sebagai transportasi khusus penyelamat, serta mempraktikkan sikap berhati-hati saat bertemu hewan berbahaya dan mencegah kebakaran. Kegiatan ini mengajarkan kita untuk selalu bersyukur atas kebesaran Allah Swt. sebagai Al-Khalik, Ar-Razzaq, dan Al-Malik, sekaligus menumbuhkan sikap waspada, peduli, dan berani menolong sesama. 🙌

Refleksi :

alhamdulillah kegitana hari ini berjalan dengan lancar. Semua murid mengikuti kegiatan dengan tertib dan teratur

Selasa, 15 September 2026

KELAS 2 SUMATIF HARIAN 2 MATEMATIKA, SELASA 15 SEPTEMBER 2026

IDENTITAS

Nama Guru            : Resti Regita Cahyani, S.Pd.

Mapel                     : Matematika

Hari / Tanggal        : Selasa / 15 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zaid Bin Tsabit

Materi                     : Sumatif Harian 2

Pertemuan             : 15



Matematika · Kelas 2 · Bab 2

Ayo Berhitung! ✏️

Rangkuman materi penjumlahan & pengurangan, plus latihan soal sumatif untuk melatih kemampuan berhitungmu sampai bilangan 50.

📘 Capaian Pembelajaran (Elemen Aljabar - Fase A)

Pada akhir Fase A, peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah, termasuk melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret, serta menerapkannya dalam menyelesaikan masalah sehari-hari yang sederhana.

🎯 Tujuan Pembelajaran

  • Melakukan penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda konkret sampai 50.
  • Memahami makna simbol "=" dalam kalimat matematika.
  • Menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan dalam kehidupan sehari-hari.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran

Murid dapat, secara bertahap:

  1. Menjumlahkan dua bilangan dengan teknik susun ke bawah tanpa menyimpan.
  2. Menjumlahkan dua bilangan dengan teknik susun ke bawah dengan menyimpan.
  3. Memahami konsep dasar pengurangan (sisa atau selisih) menggunakan benda konkret.
  4. Melakukan pengurangan dua bilangan dengan teknik susun ke bawah dan teknik meminjam.
  5. Membaca dan memahami soal cerita penjumlahan sederhana serta menentukan kalimat matematikanya.
  6. Menghitung hasil pengurangan melalui konteks cerita sehari-hari.
1Rangkuman Materi
Konsep 1

➕ Penjumlahan Susun ke Bawah (Tanpa Menyimpan)

Bilangan disusun sesuai nilai tempatnya — satuan sejajar satuan, puluhan sejajar puluhan. Lalu, jumlahkan mulai dari kolom satuan.

Pu
Sa
2
4
1
3
3
7
24 + 13 = 37
Satuan: 4+3=7  •  Puluhan: 2+1=3 (tidak ada yang disimpan)
Konsep 2

➕ Penjumlahan dengan Teknik Menyimpan

Jika hasil penjumlahan satuan bernilai 10 atau lebih, tulis angka satuannya saja, lalu simpan angka 1 ke kolom puluhan.

Pu
Sa
1
2
7
1
5
4
2
27 + 15 = 42
Satuan: 7+5=12 → tulis 2, simpan 1  •  Puluhan: 2+1+1=4
Konsep 3

➖ Pengurangan: Sisa dan Selisih

Sisa: jumlah benda dikurangi sebagian, sisanya berapa. Selisih: membandingkan dua jumlah, bedanya berapa.

🍬 Sisa: Toni punya 18 balon, 6 meletus. Sisa balon = 18 − 6 = 12 balon.
📚 Selisih: Ayah punya 28 mangga, Ibu punya 19 mangga. Selisihnya = 28 − 19 = 9 mangga.
Konsep 4

➖ Pengurangan dengan Teknik Meminjam

Jika angka satuan yang dikurangi lebih kecil dari pengurangnya, pinjam 1 dari puluhan (satuan +10, puluhan −1).

Pu
Sa
2
12
3
2
1
7
1
5
32 − 17 = 15
Satuan 2 lebih kecil dari 7, pinjam 1 puluhan → 12−7=5  •  Puluhan: (3−1)−1=1
Konsep 5

📖 Soal Cerita Penjumlahan

  1. →Baca cerita dengan teliti
  2. →Cari apa yang diketahui & ditanyakan
  3. →Temukan kata kuncinya
  4. →Tulis kalimat matematikanya
  5. →Hitung hasilnya
  6. →Tulis kesimpulan

Kata kunci penjumlahan yang perlu diingat:

ditambahdigabungsemuanyabertambah
Konsep 6

📖 Soal Cerita Pengurangan

Langkahnya sama seperti soal cerita penjumlahan, tetapi kata kuncinya menunjukkan pengurangan.

Kata kunci pengurangan yang perlu diingat:

dikurangidiambilsisaberkurangselisih
2Tips Sukses Mengerjakan Soal
  • 📌Susun angka dengan rapi: satuan sejajar satuan, puluhan sejajar puluhan.
  • 🔍Baca soal cerita dua kali sebelum menjawab agar tidak salah paham.
  • 🖍️Garis bawahi kata kunci penting seperti "sisa", "semuanya", atau "selisih".
  • 🧮Gunakan jari, biji-bijian, atau gambar untuk membantu menghitung.
  • ✅Selalu periksa kembali hasil sebelum menuliskan jawaban akhir.
  • 😊Kerjakan dengan tenang, tidak perlu terburu-buru!
3Soal Sumatif
A. Penjumlahan Susun ke Bawah (Menyimpan)
1.18 + 14 = 
2.26 + 17 = 
3.35 + 8 = 
4.19 + 23 = 
5.24 + 26 = 
B. Pengurangan Susun ke Bawah (Meminjam)
6.32 − 17 = 
7.41 − 26 = 
8.50 − 24 = 
9.27 − 9 = 
10.44 − 18 = 
C. Konsep Sisa dan Selisih
11.Toni mempunyai 18 balon. Sebanyak 6 balon meletus. Berapa sisa balon Toni?
12.Ayah memiliki 28 mangga, sedangkan Ibu memiliki 19 mangga. Berapa selisih jumlah mangga Ayah dan Ibu?
13.Bu Guru membawa 45 pensil. Sebanyak 20 pensil sudah dibagikan kepada murid. Berapa sisa pensil Bu Guru?
D. Soal Cerita Penjumlahan
14.Made memiliki 14 ekor ikan hias. Ayah membelikan 8 ekor ikan lagi. Berapa banyak ikan Made sekarang?
15.Di kebun sekolah ada 22 bunga mawar dan 15 bunga melati. Berapa jumlah bunga semuanya?
16.Sinta mempunyai 17 stiker. Ia mendapat tambahan 26 stiker dari kakaknya. Berapa banyak stiker Sinta sekarang?
E. Soal Cerita Pengurangan
17.Andi mempunyai 30 kelereng. Ia memberikan 12 kelereng kepada temannya. Berapa sisa kelereng Andi?
18.Toko roti membuat 45 roti. Sebanyak 28 roti sudah terjual. Berapa roti yang belum terjual?
19.Rina memiliki 24 buku cerita, sedangkan Doni memiliki 9 buku cerita. Berapa selisih jumlah buku Rina dan Doni?
F. Soal Cerita Campuran (Tantangan) 🌟
20.Bu Sari membeli 25 apel di pasar. Kemudian, ia membeli lagi 18 apel. Setelah itu, ia membagikan 14 apel kepada tetangganya. Berapa sisa apel Bu Sari sekarang?
4Kunci Jawaban

Ketuk setiap kotak untuk membuka jawabannya 👇

A. Penjumlahan (Menyimpan)
Lihat jawaban no. 1
18 + 14 = 32
Lihat jawaban no. 2
26 + 17 = 43
Lihat jawaban no. 3
35 + 8 = 43
Lihat jawaban no. 4
19 + 23 = 42
Lihat jawaban no. 5
24 + 26 = 50
B. Pengurangan (Meminjam)
Lihat jawaban no. 6
32 − 17 = 15
Lihat jawaban no. 7
41 − 26 = 15
Lihat jawaban no. 8
50 − 24 = 26
Lihat jawaban no. 9
27 − 9 = 18
Lihat jawaban no. 10
44 − 18 = 26
C. Sisa dan Selisih
Lihat jawaban no. 11
18 − 6 = 12 balon (sisa)
Lihat jawaban no. 12
28 − 19 = 9 mangga (selisih)
Lihat jawaban no. 13
45 − 20 = 25 pensil (sisa)
D. Cerita Penjumlahan
Lihat jawaban no. 14
14 + 8 = 22 ekor ikan
Lihat jawaban no. 15
22 + 15 = 37 bunga
Lihat jawaban no. 16
17 + 26 = 43 stiker
E. Cerita Pengurangan
Lihat jawaban no. 17
30 − 12 = 18 kelereng
Lihat jawaban no. 18
45 − 28 = 17 roti
Lihat jawaban no. 19
24 − 9 = 15 (selisih buku)
F. Cerita Campuran (Tantangan)
Lihat jawaban no. 20
25 + 18 = 43, lalu 43 − 14 = 29 apel
5Refleksi Pembelajaran