Rabu, 02 September 2026

KELAS 2 MATERI BAHASA INDONESIA, KAMIS 3 SEPTEMBER 2026

 

Selasa, 01 September 202 IDENTITAS

IDENTITAS

Nama Guru            : Resti Regita Cahyani, S.Pd.

Mapel                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal        : Kamis / 3 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zaid Bin Tsabit

Materi                     : Mengenal Makna Kalimat Berita (Kalimat S-P-O)

Pertemuan             : 12


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

📰 Mengenal Makna Kalimat Berita (Kalimat S-P-O)

Bahasa Indonesia • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

📝 Kalimat Berita🔤 Subjek-Predikat-Objek
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Menulis & Berbicara dan Mempresentasikan – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu menulis teks deskripsi, narasi, dan lainnya dengan rangkaian kalimat yang beragam tentang berbagai topik, termasuk kalimat berita (kalimat pernyataan) dengan struktur Subjek-Predikat-Objek (S-P-O) yang tepat. Peserta didik mampu memahami makna kalimat berita sebagai kalimat yang menyampaikan informasi atau fakta, serta menggunakannya dalam komunikasi lisan maupun tulisan sehari-hari.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat memahami makna kalimat berita.
✍️TP UMUM
Murid dapat menuliskan contoh kalimat berita (kalimat S-P-O).
💬MEANINGFUL
Melalui pengamatan kejadian sehari-hari di rumah dan sekolah, peserta didik mampu menyusun kalimat berita dengan struktur S-P-O yang sesuai konteks.
📢MEANINGFUL
Peserta didik mampu menjelaskan fungsi kalimat berita sebagai kalimat yang menyampaikan informasi atau fakta kepada orang lain.
🧘MINDFUL
Melalui kegiatan mengamati kalimat dengan saksama, peserta didik mampu mengidentifikasi bagian Subjek, Predikat, dan Objek dalam sebuah kalimat dengan teliti.
🔍MINDFUL
Peserta didik mampu memeriksa kembali struktur (S-P-O) dan tanda titik pada kalimat berita yang ditulisnya.
😄JOYFUL
Melalui permainan menyusun kartu kata menjadi kalimat berita, peserta didik mampu berlatih dengan gembira dan penuh semangat.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran mengamati (mindful), pemahaman makna, penulisan contoh kalimat (TP umum), hingga penerapannya secara bermakna dan menyenangkan:

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik mengamati contoh-contoh kalimat dengan saksama untuk mengidentifikasi bagian Subjek, Predikat, dan Objek.
3.2TP UMUM Peserta didik memahami makna kalimat berita. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan fungsi kalimat berita sebagai penyampai informasi atau fakta kepada orang lain.
3.4TP UMUM Peserta didik menuliskan contoh kalimat berita (kalimat S-P-O). ← inti materi
3.5MEANINGFUL Peserta didik menyusun kalimat berita S-P-O berdasarkan kejadian sehari-hari di rumah dan sekolah.
3.6MINDFUL Peserta didik memeriksa kembali struktur S-P-O dan tanda titik pada kalimat berita yang ditulisnya.
3.7JOYFUL Peserta didik berlatih menyusun kartu kata menjadi kalimat berita melalui permainan kelompok dengan gembira.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis komunikatif dan kontekstual, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🔍Discovery Learning – siswa menemukan sendiri pola S-P-O melalui contoh kalimat yang diamati.
🧑‍🏫Demonstrasi – guru mencontohkan cara menyusun kalimat berita dengan struktur S-P-O yang tepat.
💬Tanya Jawab & Diskusi Kelompok – siswa mendiskusikan bagian S-P-O dari kalimat-kalimat contoh.
🎲Permainan Kartu Kata – siswa menyusun kartu kata acak menjadi kalimat berita yang benar untuk mendukung unsur joyful.
📝Penugasan – latihan menulis kalimat berita secara mandiri berdasarkan kejadian sehari-hari.

5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan lisan dan kemampuan berbahasa pada diri kita, agar kita bisa menyampaikan informasi dan kabar kepada sesama.

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi rezeki berupa ilmu dan kabar baik yang bisa kita bagikan kepada orang lain melalui kalimat yang jelas dan benar.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur segala sesuatu dengan susunan yang rapi dan teratur, termasuk aturan menyusun kalimat agar mudah dipahami.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan lisan kita agar mampu menyampaikan informasi kepada orang lain. Allah Ar-Razzaq memberi rezeki berupa ilmu dan kabar baik yang bisa kita bagikan. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu dengan susunan yang rapi, kalimat berita pun harus disusun dengan urutan yang benar, yaitu Subjek-Predikat-Objek (S-P-O), agar mudah dipahami orang lain.

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan lisan dan kemampuan berbicara pada kita. Menurutmu, mengapa penting bagi kita menyampaikan informasi dengan jelas dan benar kepada orang lain?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi rezeki berupa kabar baik yang bisa kita bagikan. Bagaimana perasaanmu ketika kamu menyampaikan kabar baik, misalnya nilai bagus, kepada orang tuamu?
  3. Allah Al-Malik mengatur segala sesuatu dengan susunan yang rapi. Menurutmu, mengapa kalimat berita juga harus disusun dengan urutan yang benar (Subjek-Predikat-Objek) agar mudah dipahami?
6Yuk, Ingat Lagi! (Kalimat Tanya)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Kalimat tanya selalu diakhiri dengan tanda tanya (?).B / S
2.Kata tanya "siapa" digunakan untuk menanyakan tempat.B / S
3.Kata tanya "mengapa" digunakan untuk menanyakan alasan.B / S
4.Kata tanya "kapan" digunakan untuk menanyakan jumlah.B / S
5.Kalimat tanya diucapkan dengan intonasi naik di akhir kalimat.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah ("siapa" untuk orang)   3. Benar   4. Salah ("kapan" untuk waktu)   5. Benar

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Kalimat Berita (S-P-O)

📰 A. Apa itu Kalimat Berita?

Kalimat berita adalah kalimat yang digunakan untuk menyampaikan informasi, kejadian, atau fakta kepada orang lain. Kalimat berita diakhiri dengan tanda titik (.) dan diucapkan dengan intonasi datar atau menurun di akhir kalimat.

Contoh sehari-hari: Saat kamu ingin memberi tahu ibumu bahwa kamu sudah selesai mengerjakan PR, kamu akan berkata: "Aku sudah mengerjakan PR."

🔤 B. Struktur Kalimat Berita: Subjek-Predikat-Objek (S-P-O)

SUBJEKAdik
PREDIKATmembaca
OBJEKbuku

Subjek (S) = pelaku/yang dibicarakan  |  Predikat (P) = kata kerja/aktivitas  |  Objek (O) = yang dikenai perbuatan

Contoh sehari-hari:
• Ibu memasak nasi. (S: Ibu, P: memasak, O: nasi)
• Ayah mencuci mobil. (S: Ayah, P: mencuci, O: mobil)
• Kakak menyapu halaman. (S: Kakak, P: menyapu, O: halaman)

✍️ C. Langkah Membuat Kalimat Berita

1Tentukan Subjek (siapa/apa yang melakukan).
2Tentukan Predikat (kegiatan/perbuatan yang dilakukan).
3Tentukan Objek (yang dikenai perbuatan tersebut).
4Susun secara berurutan S-P-O, gunakan huruf kapital di awal, dan akhiri dengan tanda titik (.).
📰 🗣️ ✏️ 📖 🏡
9Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH

1. Kalimat berita selalu diakhiri dengan tanda ....

A. titik (.)

B. tanya (?)

C. seru (!)

D. koma (,)

MUDAH

2. Bagian kalimat yang menunjukkan pelaku disebut ....

A. predikat

B. subjek

C. objek

D. keterangan

MUDAH

3. Pada kalimat "Adik membaca buku", kata "membaca" berfungsi sebagai ....

A. subjek

B. objek

C. predikat

D. keterangan

SEDANG

4. Pada kalimat "Ibu memasak nasi", yang menjadi objek adalah ....

A. Ibu

B. memasak

C. tidak ada

D. nasi

SEDANG

5. Kalimat berikut yang termasuk kalimat berita adalah ....

A. Ayah membaca koran.

B. Siapa nama temanmu?

C. Tolong ambilkan buku itu!

D. Berapa harga buku ini?

SEDANG

6. Susunan kalimat berita yang benar berdasarkan pola S-P-O adalah ....

A. Predikat-Subjek-Objek

B. Subjek-Predikat-Objek

C. Objek-Predikat-Subjek

D. Predikat-Objek-Subjek

SEDANG

7. Kata-kata "menyiram - Kakak - bunga" jika disusun menjadi kalimat berita yang benar adalah ....

A. Menyiram kakak bunga.

B. Bunga menyiram kakak.

C. Kakak menyiram bunga.

D. Kakak bunga menyiram.

SUKAR

8. Perhatikan kalimat: "Nelayan menangkap ikan di laut." Subjek, predikat, dan objek pada kalimat tersebut secara berurutan adalah ....

A. Ikan - menangkap - nelayan

B. Menangkap - nelayan - ikan

C. Laut - menangkap - ikan

D. Nelayan - menangkap - ikan

SUKAR

9. Rani ingin menceritakan bahwa ia melihat kakaknya memberi makan kucing. Kalimat berita yang tepat dan sesuai pola S-P-O adalah ....

A. Kakak memberi makan kucing.

B. Memberi makan kucing kakak.

C. Kucing memberi makan kakak.

D. Makan kucing memberi kakak.

SUKAR

10. Perhatikan kalimat: "Andi menulis surat untuk sahabatnya." Manakah objek dari kalimat tersebut?

A. Andi

B. surat

C. menulis

D. sahabatnya

Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan pentingnya menyampaikan informasi dengan benar.
  • Kegiatan mengamati kalimat dengan saksama untuk menemukan bagian S-P-O melatih fokus dan ketelitian siswa.
  • Memeriksa kembali struktur dan tanda titik pada kalimat yang ditulis melatih kesadaran diri siswa sebelum menyelesaikan tugas.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Kalimat berita dikaitkan dengan kebiasaan siswa menyampaikan kabar atau kejadian sehari-hari kepada orang tua dan guru.
  • Contoh kalimat S-P-O diambil dari aktivitas nyata di rumah dan sekolah, seperti memasak, mencuci, dan menyapu.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran memberi variasi visual dan audio agar siswa lebih mudah memahami konsep S-P-O.
  • Permainan menyusun kartu kata menjadi kalimat berita membuat siswa antusias berlatih bersama teman.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar bahwa kalimat berita adalah kalimat yang menyampaikan informasi atau fakta, diakhiri dengan tanda titik (.), dan tersusun atas Subjek-Predikat-Objek (S-P-O). Seperti Allah Al-Khaliq yang menciptakan lisan kita untuk berbicara, mari kita gunakan kemampuan ini untuk menyampaikan kabar dan informasi yang benar dan jelas, tersusun rapi seperti Allah Al-Malik mengatur segala sesuatu di alam semesta. 🌟
Refleksi : 

KELAS 2 MATERI SENI RUPA, KAMIS 3 SEPTEMBER 2026

 IDENTITAS

Nama Guru            : Resti Regita Cahyani, S.Pd.

Mapel                     : Seni Rupa

Hari / Tanggal        : Kamis / 3 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zaid Bin Tsabit

Materi                     : Jenis-Jenis Penggaris dan Manfaat/Fungsinya dalam Membuat Karya

Pertemuan             : 7


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

📏 Jenis-Jenis Penggaris dan Manfaat/Fungsinya dalam Membuat Karya

Seni Rupa • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

📏 Penggaris📐 Alat Gambar🖼️ Berkarya
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Mengalami & Menciptakan – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu mengenal, memilih, dan menggunakan berbagai alat, bahan, dan prosedur dasar dalam menggambar dan berkarya seni rupa sesuai dengan tujuan penciptaan karya. Peserta didik mampu mengenal jenis-jenis penggaris beserta manfaat dan fungsinya untuk membuat garis lurus, sudut, dan bentuk geometris sederhana dalam karya seni dua dimensi.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat memahami jenis-jenis penggaris dan manfaat/fungsinya dalam membuat karya.
📐MEANINGFUL
Melalui kegiatan mengamati dan mencoba langsung berbagai jenis penggaris, peserta didik mampu menggunakan penggaris yang tepat sesuai kebutuhan karya (garis lurus, sudut, atau lengkung).
🗣️MEANINGFUL
Peserta didik mampu menjelaskan manfaat penggaris dalam kehidupan sehari-hari, seperti membuat garis rapi pada tugas sekolah atau karya seni.
🧘MINDFUL
Melalui kegiatan mengamati bentuk dan fungsi penggaris dengan saksama, peserta didik mampu membedakan jenis-jenis penggaris dengan teliti.
🔍MINDFUL
Peserta didik mampu bersikap hati-hati dan sabar saat menggunakan penggaris agar garis yang dihasilkan rapi dan karya tidak rusak.
😄JOYFUL
Melalui praktik langsung menggambar menggunakan berbagai jenis penggaris, peserta didik mampu berkarya dengan gembira dan percaya diri.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran mengamati (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam berkarya (meaningful), hingga praktik yang menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik mengamati bentuk dan fungsi berbagai penggaris dengan saksama untuk membedakannya dengan teliti.
3.2TP UMUM Peserta didik memahami jenis-jenis penggaris dan manfaat/fungsinya dalam membuat karya. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik menggunakan penggaris yang tepat sesuai kebutuhan karya (garis lurus, sudut, atau lengkung).
3.4MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan manfaat penggaris dalam kehidupan sehari-hari dan tugas sekolah.
3.5MINDFUL Peserta didik bersikap hati-hati dan sabar saat menggunakan penggaris agar garis yang dihasilkan rapi.
3.6JOYFUL Peserta didik berkarya dengan gembira dan percaya diri melalui praktik langsung menggambar menggunakan berbagai penggaris.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis eksplorasi alat dan praktik langsung, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🔍Eksplorasi & Discovery Learning – siswa mengamati dan mencoba langsung berbagai jenis penggaris untuk menemukan fungsinya masing-masing.
🧑‍🏫Demonstrasi – guru mencontohkan cara menggunakan setiap jenis penggaris dengan benar.
Praktik / Unjuk Kerja – siswa berlatih langsung menggambar menggunakan penggaris sesuai kebutuhan karyanya.
💬Diskusi Kelompok – siswa berdiskusi membedakan fungsi tiap jenis penggaris.
🎲Permainan Tebak Alat – siswa menebak nama dan fungsi penggaris untuk mendukung unsur joyful.

5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan banyak bentuk yang rapi dan presisi di alam, seperti sarang lebah berbentuk segi enam yang sama persis dan kristal salju yang simetris.

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi kita akal dan keterampilan tangan sehingga manusia mampu menciptakan alat bantu seperti penggaris untuk mempermudah pekerjaan.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur alam semesta dengan ukuran yang sangat tepat dan teratur, seperti orbit bumi mengelilingi matahari yang tidak pernah meleset.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan bentuk-bentuk yang rapi dan presisi di alam. Allah Ar-Razzaq memberi kita akal untuk menciptakan alat bantu seperti penggaris. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur alam semesta dengan ukuran yang sangat tepat, hari ini kita akan belajar menggunakan penggaris agar garis dan bentuk dalam karya seni kita juga rapi dan tepat.

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan bentuk yang rapi dan presisi di alam, seperti sarang lebah. Menurutmu, mengapa kerapian dan ketepatan itu penting dalam sebuah karya seni?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi kita akal untuk menciptakan alat bantu seperti penggaris. Bagaimana perasaanmu jika harus membuat garis lurus tanpa menggunakan penggaris sama sekali?
  3. Allah Al-Malik mengatur alam semesta dengan ukuran yang sangat tepat, tidak meleset sedikit pun. Menurutmu, apa yang akan terjadi pada karya seni kita jika kita tidak berhati-hati dan teliti saat menggunakan penggaris?
6Yuk, Ingat Lagi! (Pencampuran Warna)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Mencampur warna merah dan kuning menghasilkan warna oranye.B / S
2.Mencampur warna biru dan kuning menghasilkan warna ungu.B / S
3.Warna sekunder dihasilkan dari pencampuran dua warna primer.B / S
4.Mencampur warna merah dan biru menghasilkan warna hijau.B / S
5.Warna primer tidak bisa dihasilkan dari pencampuran warna lain.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (biru + kuning = hijau)   3. Benar   4. Salah (merah + biru = ungu)   5. Benar

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Jenis-Jenis Penggaris dan Fungsinya

📏 Mengapa Penggaris Penting dalam Berkarya?

Penggaris adalah alat yang membantu kita membuat garis lurus, sudut, dan bentuk yang rapi dan tepat. Tanpa penggaris, garis yang kita buat bisa menjadi tidak lurus dan kurang rapi.

📏
Penggaris Lurus (Mistar)
Untuk membuat garis lurus dan mengukur panjang. Contoh: menggaris buku tulis, membuat sketsa dinding rumah.
📐
Penggaris Segitiga
Untuk membuat garis miring dan sudut siku-siku. Contoh: menggambar atap rumah, layang-layang.
🧭
Busur Derajat
Untuk mengukur dan menggambar sudut serta lingkaran. Contoh: menggambar roda, matahari, jam dinding.
🌊
Penggaris Lengkung
Untuk membuat garis lengkung yang rapi. Contoh: menggambar awan, gelombang laut, bentuk daun.
Contoh sehari-hari: Saat Doni menggambar rumah dengan dinding lurus, atap segitiga, dan jendela bulat, ia menggunakan penggaris lurus untuk dinding, penggaris segitiga untuk atap, dan busur derajat untuk jendela bulat, agar hasil gambarnya rapi dan proporsional.
📏 📐 🧭 🏠 🖍️
9Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH

1. Alat yang digunakan untuk membuat garis lurus dan mengukur panjang disebut ....

A. penggaris

B. gunting

C. krayon

D. penghapus

MUDAH

2. Penggaris yang bentuknya lurus dan biasa digunakan untuk mengukur panjang buku adalah ....

A. penggaris segitiga

B. penggaris lurus

C. busur derajat

D. penggaris lengkung

MUDAH

3. Penggaris yang berbentuk setengah lingkaran dan digunakan untuk mengukur sudut disebut ....

A. penggaris lurus

B. penggaris segitiga

C. busur derajat

D. penggaris lengkung

SEDANG

4. Penggaris segitiga sangat cocok digunakan untuk membuat gambar ....

A. lingkaran penuh

B. tulisan huruf

C. warna gradasi

D. atap rumah yang miring

SEDANG

5. Saat menggambar jam dinding yang berbentuk bulat, alat yang paling cocok digunakan untuk membantu adalah ....

A. busur derajat/jangka

B. penggaris lurus

C. penggaris segitiga

D. gunting

SEDANG

6. Manfaat menggunakan penggaris dalam membuat karya adalah ....

A. membuat garis menjadi tidak rapi

B. membuat garis menjadi lurus dan rapi

C. mempersulit pekerjaan

D. tidak ada manfaatnya

SEDANG

7. Untuk menggambar layang-layang yang memiliki sisi miring dan sudut siku-siku, penggaris yang paling tepat digunakan adalah ....

A. busur derajat

B. penggaris lengkung

C. penggaris segitiga

D. tidak perlu penggaris

SUKAR

8. Rini ingin menggambar gelombang laut yang melengkung dengan rapi dalam karyanya. Jenis penggaris yang paling tepat digunakan Rini adalah ....

A. penggaris lurus

B. penggaris segitiga

C. busur derajat

D. penggaris lengkung

SUKAR

9. Doni membuat gambar rumah dengan dinding lurus, atap segitiga, dan jendela berbentuk lingkaran. Alat yang sebaiknya digunakan secara berurutan untuk dinding, atap, dan jendela adalah ....

A. penggaris lurus, penggaris segitiga, busur derajat/jangka

B. busur derajat, penggaris lurus, penggaris segitiga

C. penggaris segitiga, busur derajat, penggaris lurus

D. penggaris lengkung, penggaris lurus, busur derajat

SUKAR

10. Ketika membuat karya seni tanpa menggunakan penggaris sama sekali untuk garis-garis yang seharusnya lurus, hal yang kemungkinan terjadi adalah ....

A. garis akan lebih lurus dan rapi

B. garis bisa menjadi tidak rapi dan kurang presisi

C. karya menjadi lebih cepat selesai dengan hasil sempurna

D. tidak ada pengaruhnya sama sekali

Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan makna kerapian dan ketepatan ciptaan Allah.
  • Kegiatan mengamati bentuk dan fungsi setiap penggaris dengan saksama melatih ketelitian siswa dalam membedakannya.
  • Bersikap hati-hati dan sabar saat menggunakan penggaris melatih kesadaran diri siswa agar hasil karya tetap rapi.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Setiap jenis penggaris dikaitkan dengan kebutuhan nyata dalam berkarya: menggambar rumah, layang-layang, jam, atau gelombang laut.
  • Manfaat penggaris juga dikaitkan dengan kegiatan sehari-hari siswa, seperti menggaris buku tulis dan tugas sekolah.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran dan praktik langsung menggambar dengan berbagai penggaris membuat siswa lebih mudah memahami materi secara nyata dan menyenangkan.
  • Permainan tebak alat dan diskusi kelompok membuat siswa antusias mengenal jenis-jenis penggaris.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar mengenal berbagai jenis penggaris, yaitu penggaris lurus, penggaris segitiga, busur derajat, dan penggaris lengkung, beserta manfaatnya masing-masing dalam membuat karya seni yang rapi dan tepat. Seperti Allah Al-Khaliq yang menciptakan bentuk-bentuk yang presisi di alam, dan Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu dengan ukuran yang tepat, mari kita gunakan penggaris dengan hati-hati dan teliti agar karya kita menjadi lebih indah dan rapi. 🌟