Senin, 19 Oktober 2026

KELAS 2 MATERI MATEMATIKA, SENIN 19 OKTOBER 2026

 Identitas

Nama Guru            : Resti Regita Cahyani, S.Pd.

Mapel                     : Matematika

Hari / Tanggal        : Senin / 19 Oktober 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zaid Bin Tsabit

Materi                     : Bab 3- – Komposisi Bangun Datar dan Bangun Ruang

Pertemuan             : 25

(mengulang materi)

Komposisi Bangun Datar dan Bangun Ruang

Matematika, Kelas 2, Fase A

1Capaian Pembelajaran

Mata pelajaran Matematika, Fase A (kelas 1 dan 2), elemen Geometri.

Pada akhir Fase A, peserta didik dapat mengenal berbagai bangun datar (segitiga, segiempat, segibanyak, dan lingkaran) dan bangun ruang (balok, kubus, kerucut, dan bola). Peserta didik dapat menyusun (komposisi) dan mengurai (dekomposisi) suatu bangun datar (segitiga, segiempat, dan segibanyak). Peserta didik juga dapat menentukan posisi benda terhadap benda lain (kanan, kiri, depan, belakang).

Hari ini kita fokus pada komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bangun datar, serta menyusun bangun ruang menjadi bentuk baru.

2Tujuan Pembelajaran

TP 1. Murid dapat menyusun beberapa bangun datar menjadi bangun baru dan mengurai bangun datar menjadi bagian-bagiannya dengan tepat.

TP 2. Murid dapat menyusun beberapa bangun ruang (kubus dan balok) menjadi bentuk baru dan menyebutkan bangun ruang penyusunnya dengan tepat.

Pelaksanaan TP dalam kegiatan belajar

🌸 Mindful tenang, fokus, dan sadar saat belajar.

💡 Meaningful bermakna, dekat dengan kehidupan sehari-hari.

🎈 Joyful menyenangkan dan penuh semangat.

Kegiatan awal

  • 🌸 MindfulSalam, berdoa, lalu tarik napas dalam 3 kali agar tenang dan siap belajar. (TP 1 dan 2)
  • 💡 MeaningfulApersepsi: melihat rumah dari potongan kertas dan menara dari balok mainan, lalu menebak bentuk penyusunnya. Dilanjutkan membaca ayat kebesaran Allah untuk bersyukur atas ciptaan-Nya. (TP 1 dan 2)
  • 🎈 JoyfulBernyanyi bersama lagu bangun datar dengan nada “Bintang Kecil”. (TP 1)

Kegiatan inti

  • 🌸 MindfulMengamati dengan tenang potongan bangun datar, memperhatikan bentuk dan ukurannya sebelum mulai menyusun. (TP 1)
  • 🎈 JoyfulMenonton video pembelajaran menyusun dan mengurai bangun datar. Video dijeda agar murid menebak hasil susunan berikutnya. (TP 1)
  • 💡 MeaningfulMenyusun potongan segitiga dan persegi dari karton menjadi rumah, perahu, atau kapal, lalu menyebutkan bangun apa saja yang dipakai. (TP 1)
  • 🎈 JoyfulPermainan “Belah Ajaib”: menggunting persegi atau persegi panjang menjadi dua bagian, lalu menebak bentuk hasilnya. (TP 1)
  • 💡 MeaningfulMenyusun kubus dan balok mainan atau kotak bekas menjadi menara dan robot, lalu menyebutkan bangun ruang penyusunnya. (TP 2)

Kegiatan akhir

  • 🎈 JoyfulKuis seru: 10 soal pilihan ganda dan 5 isian singkat. (TP 1 dan 2)
  • 🌸 MindfulRefleksi tenang: “Susunan apa yang paling kusuka hari ini?”, ditutup dengan doa. (TP 1 dan 2)
  • 💡 MeaningfulTugas rumah: menyusun benda bekas di rumah menjadi bentuk baru, lalu menceritakannya kepada orang tua. (TP 1 dan 2)

3Alur Tujuan Pembelajaran

  1. ATP 1 (sesuai TP 1)Mengamati potongan bangun datar, menyusunnya menjadi bentuk baru, lalu mengurai bangun datar menjadi bagian-bagiannya dan menyebutkan nama bagian tersebut.
  2. ATP 2 (sesuai TP 2)Menyusun kubus dan balok menjadi bentuk baru, lalu menyebutkan bangun ruang apa saja yang menyusunnya.

4Apersepsi

Guru menunjukkan gambar rumah dari potongan kertas dan menara dari kubus mainan.

“Anak-anak, lihat rumah dan menara ini. Apakah dibuat dari satu bentuk saja? Coba tebak, ada segitiga, persegi, atau kubus di mana saja?”

Guru menyambungkan jawaban murid ke tujuan hari ini: menyusun dan mengurai bangun datar, serta menyusun bangun ruang.

5Ayat Kebesaran Allah

Alam ciptaan Allah tersusun dari banyak bagian yang berpadu indah. Yuk, kenali tiga nama-Nya.

Al-Khaliq (Maha Pencipta)

هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ

Huwallāhul khāliqul bāri’ul muṣawwir

QS. Al-Hasyr: 24. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa.

Allah menciptakan pohon dari batang, daun, dan buah yang tersusun indah. Kita pun bisa menyusun bentuk-bentuk kecil menjadi karya yang bagus.

Al-Malik (Maha Merajai)

هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ

Huwallāhulladzī lā ilāha illā huwa, al-malikul quddūs

QS. Al-Hasyr: 23. Dialah Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci.

Allah adalah Raja yang mengatur seluruh alam dengan rapi, seperti balok yang tersusun rapi membentuk menara yang kokoh.

Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ

Innallāha huwar-razzāqu dzul-quwwatil matīn

QS. Adz-Dzariyat: 58. Sungguh, Allah, Dialah Pemberi rezeki Yang Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.

Kue yang dipotong menjadi beberapa bagian, roti yang dibagi dua, dan mainan yang bisa kita susun adalah rezeki dari Allah. Mari bersyukur.

6Inti Pembahasan Materi

  • Komposisi (menyusun): menggabungkan beberapa bangun menjadi satu bentuk baru.
  • Dekomposisi (mengurai): membagi satu bangun menjadi beberapa bagian.

Cara menyusun dan mengurai bisa berbeda-beda, jadi hasilnya pun bisa berbeda. Semua boleh selama bentuknya benar.

1. Menyusun bangun datar

+=+=segitigasegitigapersegipersegipersegipersegi panjang
  • 2 segitiga siku-siku yang sama besar dapat disusun menjadi persegi.
  • 2 persegi yang sama besar dapat disusun menjadi persegi panjang.
Rumah tersusun dari:1 segitiga (atap)1 persegi panjang (dinding)1 persegi panjang (pintu)1 persegi (jendela)

2. Mengurai bangun datar

persegi panjang2 persegipersegi2 segitiga
  • Persegi panjang dibelah tengah menjadi 2 persegi.
  • Persegi dibelah dari pojok ke pojok (miring) menjadi 2 segitiga.
  • Garis putus-putus adalah garis belah.

3. Menyusun bangun ruang

+=2 kubusbalokmenara 3 kubus
  • 2 kubus yang sama besar disusun berdampingan menjadi balok.
  • Beberapa kubus ditumpuk ke atas menjadi menara.
  • Kotak kado (kubus) diberi topi ulang tahun (kerucut) menjadi bentuk baru yang lucu.

Video pembelajaran

Tonton bersama, jeda video, lalu minta murid menebak bangun yang dipakai untuk menyusun atau bagian hasil uraiannya.

Media dan alat peraga

  • Potongan karton pink: persegi, persegi panjang, dan segitiga dengan berbagai ukuran.
  • Kertas, gunting, dan lem untuk permainan “Belah Ajaib” dan menempel hasil susunan.
  • Kubus dan balok mainan atau kotak bekas (susu, kado) untuk disusun.
  • Kertas kotak-kotak atau papan tempel sebagai alas menyusun.
  • LKPD menyusun dan mengurai bangun datar.
  • Video pembelajaran dan proyektor atau ponsel guru.

Latihan soal: 10 pilihan ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat.

1. Menggabungkan beberapa bangun menjadi satu bentuk baru disebut ….

  • A. Menyusun
  • B. Mengurai
  • C. Menghapus
  • D. Mewarnai

2. Membagi satu bangun menjadi beberapa bagian disebut ….

  • A. Menyusun
  • B. Mengurai
  • C. Menumpuk
  • D. Menghitung

3. Dua segitiga siku-siku yang sama besar dapat disusun menjadi ….

  • A. Lingkaran
  • B. Persegi
  • C. Bola
  • D. Kubus

4. Dua persegi yang sama besar disusun berdampingan menjadi ….

  • A. Persegi panjang
  • B. Segitiga
  • C. Lingkaran
  • D. Bola

5. Persegi yang dibelah dari pojok ke pojok menjadi 2 ….

  • A. Lingkaran
  • B. Segitiga
  • C. Persegi
  • D. Kubus

6. Gambar rumah dibuat dari segitiga untuk atap dan … untuk dinding.

  • A. Lingkaran
  • B. Persegi panjang
  • C. Bola
  • D. Kerucut

7. Dua kubus yang sama besar disusun berdampingan menjadi ….

  • A. Bola
  • B. Kerucut
  • C. Balok
  • D. Lingkaran

8. Ani menyusun 3 kubus menjadi menara. Menara itu tersusun dari … kubus.

  • A. 1
  • B. 2
  • C. 3
  • D. 4

9. Bangun ruang yang paling mudah ditumpuk menjadi menara adalah ….

  • A. Bola
  • B. Kubus
  • C. Lingkaran
  • D. Segitiga

10. Kotak kado yang diberi topi ulang tahun tersusun dari kubus dan ….

  • A. Kerucut
  • B. Bola
  • C. Balok
  • D. Lingkaran

Latihan soal: 5 isian singkat

Isilah titik-titik dengan jawaban yang benar.

1. Menyusun bangun disebut juga .

2. Mengurai bangun disebut juga .

3. Dua segitiga siku-siku yang sama besar dapat disusun menjadi .

4. Dua kubus yang disusun berdampingan menjadi .

5. Sebutkan satu benda yang tersusun dari beberapa bangun ruang: .

Kunci jawaban (untuk guru)

7Kesimpulan

  • Komposisi adalah menyusun beberapa bangun menjadi bentuk baru.
  • Dekomposisi adalah mengurai satu bangun menjadi beberapa bagian.
  • Dua segitiga dapat menjadi persegi, dan dua persegi dapat menjadi persegi panjang.
  • Kubus dan balok dapat disusun menjadi menara, robot, atau bentuk lain.

Allah menciptakan alam dari bagian-bagian yang tersusun indah. Mari kita bersyukur dan berkreasi dengan bentuk-bentuk di sekitar kita.

8

Jumat, 16 Oktober 2026

KELAS 2 MATERI BAHASA INDONESIA, JUM'AT 16 OKTOBER 2026

 IDENTITAS

Nama Guru            : Resti Regita Cahyani, S.Pd.

Mapel                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal        : Jumat  / 16 Oktober 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zaid Bin Tsabit

Materi                     : Membacakan Cerita dengan Alur Awal, Tengah, dan Akhir

Pertemuan             : 24


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

🎤 Membacakan Cerita dengan Alur Awal, Tengah, dan Akhir

Bahasa Indonesia • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

🟦 Awal🟨 Tengah🟩 Akhir🗣️ Membacakan
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Membaca & Berbicara dan Mempresentasikan – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu membaca kata-kata dan kalimat sederhana dengan lafal yang jelas, serta berbicara dengan volume dan intonasi yang tepat. Peserta didik mampu membacakan cerita sederhana dengan urutan awal, tengah, dan akhir secara runtut kepada pendengar, serta menjadi pendengar yang penuh perhatian saat orang lain bercerita.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat membacakan cerita dengan alur awal, tengah, dan akhir.
📖MEANINGFUL
Melalui kegiatan membacakan cerita sederhana dari teks atau pengalaman sendiri, peserta didik mampu membacakan cerita dengan urutan awal, tengah, dan akhir secara runtut.
💬MEANINGFUL
Peserta didik mampu menjelaskan pesan atau pelajaran dari cerita yang dibacakannya kepada pendengar.
🧘MINDFUL
Melalui latihan membaca dengan tenang dan memperhatikan tanda baca, peserta didik mampu membacakan cerita dengan lafal, volume, dan intonasi yang tepat.
👂MINDFUL
Peserta didik mampu menjadi pendengar yang penuh perhatian saat temannya membacakan cerita.
😄JOYFUL
Melalui kegiatan bergiliran membacakan cerita di depan teman dengan ekspresi yang menarik, peserta didik mampu membacakan cerita dengan gembira dan percaya diri.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran membaca dengan tenang (mindful), pemahaman inti (TP umum), pemaknaan dalam bercerita (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik membaca dengan tenang, memperhatikan tanda baca, lafal, dan intonasi yang tepat.
3.2TP UMUM Peserta didik membacakan cerita dengan alur awal, tengah, dan akhir. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik membacakan cerita sederhana (teks atau pengalaman sendiri) secara runtut dari awal, tengah, hingga akhir.
3.4MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan pesan atau pelajaran dari cerita yang dibacakannya.
3.5MINDFUL Peserta didik menjadi pendengar yang penuh perhatian saat temannya membacakan cerita.
3.6JOYFUL Peserta didik bergiliran membacakan cerita di depan teman dengan ekspresi gembira dan percaya diri.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis praktik membacakan cerita dan umpan balik teman, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🧑‍🏫Demonstrasi (Membaca Nyaring) – guru mencontohkan cara membacakan cerita dengan suara jelas, jeda, dan intonasi yang tepat.
🤝Latihan Berpasangan – siswa berlatih membacakan cerita kepada teman sebangku dan saling memberi masukan.
🎭Unjuk Kerja – siswa bergiliran membacakan cerita di depan kelas.
💬Tanya Jawab & Diskusi – siswa menyebutkan bagian awal, tengah, akhir dan pesan dari cerita yang dibacakan.
📝Penugasan – latihan soal mandiri bertingkat untuk mengukur pemahaman siswa.
5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan lisan, suara, dan kemampuan membaca pada diri kita. Allah juga memerintahkan kita untuk membaca (Iqra').

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi rezeki berupa telinga untuk mendengar dan cerita-cerita yang penuh pelajaran yang bisa kita bagikan kepada orang lain.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur segala sesuatu secara berurutan dan teratur, seperti pagi, siang, lalu malam yang datang silih berganti.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan lisan dan suara kita agar mampu membaca. Allah Ar-Razzaq memberi kita telinga dan cerita-cerita bermanfaat untuk dibagikan. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu secara berurutan, hari ini kita akan belajar membacakan cerita dengan urutan awal, tengah, dan akhir.

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan lisan dan suara kita serta memerintahkan kita untuk membaca. Menurutmu, mengapa membacakan cerita dengan suara yang jelas bisa membuat pendengar senang dan mudah paham?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi kita telinga untuk mendengar cerita. Bagaimana perasaanmu saat temanmu membacakan cerita dengan baik dan kamu mendengarkannya dengan penuh perhatian?
  3. Allah Al-Malik mengatur segala sesuatu secara berurutan. Menurutmu, apa yang akan terjadi jika kita membacakan cerita mulai dari bagian akhir dulu, lalu awal, lalu tengah?
6Yuk, Ingat Lagi! (Menuliskan Cerita dengan Alur Awal, Tengah, dan Akhir)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Alur cerita terdiri dari bagian awal, tengah, dan akhir.B / S
2.Bagian awal cerita berisi penyelesaian masalah.B / S
3.Bagian tengah cerita berisi kejadian-kejadian yang dialami tokoh.B / S
4.Cerita yang baik boleh ditulis dengan urutan acak tanpa aturan.B / S
5.Bagian akhir cerita menceritakan bagaimana cerita itu berakhir dan perasaan tokoh.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (penyelesaian masalah ada di bagian akhir)   3. Benar   4. Salah (cerita harus runtut)   5. Benar

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Membacakan Cerita dengan Alur Awal, Tengah, Akhir

🎤 A. Apa itu Membacakan Cerita?

Membacakan cerita artinya membaca sebuah cerita dengan suara yang jelas kepada pendengar, secara berurutan dari bagian awal, tengah, sampai akhir.

Contoh sehari-hari: Saat Ibu Guru meminta kamu membacakan cerita di depan kelas, atau saat kamu membacakan buku cerita untuk adikmu sebelum tidur.

📖 B. Contoh Cerita untuk Dibacakan

"Rani dan Kucing Kecil"

AWALSore itu, Rani menemukan seekor kucing kecil menangis di depan rumahnya.
TENGAHRani memberi kucing itu susu dan membuatkan tempat tidur dari kardus. Rani juga bertanya kepada tetangga, siapa pemilik kucing itu.
AKHIRBu Siti, pemilik kucing itu, datang menjemput. Rani merasa senang karena kucing kecil itu sudah pulang.

🗣️ C. Tips Membacakan Cerita dengan Baik

🔊Volume jelas – tidak terlalu pelan, tidak terlalu keras.
⏸️Perhatikan tanda baca – berhenti sejenak saat bertemu titik dan koma.
🎭Intonasi sesuai isi – riang untuk bagian senang, pelan untuk bagian sedih.
👀Tatap pendengar – dan beri jeda singkat antar bagian awal, tengah, dan akhir.
.
Titik: berhenti sejenak
,
Koma: jeda singkat
?
Tanya: nada naik
!
Seru: nada semangat

📝 D. Langkah Membacakan Cerita

1Baca cerita dalam hati terlebih dahulu sampai paham isinya.
2Tandai bagian awal, tengah, dan akhir cerita.
3Berlatih membaca dengan suara, jeda, dan intonasi yang tepat.
4Bacakan cerita di depan teman dengan percaya diri.
5Ceritakan kembali pesan atau pelajaran dari cerita tersebut.
🎤 📖 🟦 🟨 🟩
9Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH

1. Saat membacakan cerita, suara yang tepat adalah ....

A. jelas dan terdengar oleh pendengar

B. sangat pelan sampai tidak terdengar

C. berteriak sekeras-kerasnya

D. berbisik

MUDAH

2. Cerita dibacakan dengan urutan ....

A. akhir, awal, tengah

B. awal, tengah, akhir

C. tengah, akhir, awal

D. akhir, tengah, awal

MUDAH

3. Saat bertemu tanda titik (.) ketika membaca, kita sebaiknya ....

A. membaca semakin cepat

B. berteriak

C. berhenti sejenak

D. melompati kalimat

SEDANG

4. Tanda baca yang membuat kita menaikkan nada saat membaca kalimat adalah tanda ....

A. titik

B. koma

C. hubung

D. tanya

SEDANG

5. Ketika membacakan bagian cerita yang sedih, intonasi yang tepat adalah ....

A. pelan dan penuh perasaan sedih

B. riang dan melompat-lompat

C. tertawa keras

D. datar tanpa ekspresi sama sekali

SEDANG

6. "Sore itu, Rani menemukan seekor kucing kecil menangis di depan rumahnya." Kalimat ini dibacakan pada bagian ... cerita.

A. tengah

B. awal

C. akhir

D. judul

SEDANG

7. "Rani memberi susu dan membuatkan tempat tidur dari kardus." Kalimat ini termasuk bagian ... cerita.

A. awal

B. akhir

C. tengah

D. penutup

SUKAR

8. Saat temanmu sedang membacakan cerita di depan kelas, sikap pendengar yang baik adalah ....

A. mengobrol dengan teman sebelah

B. bermain sendiri

C. memotong cerita sambil berteriak

D. menyimak dengan tenang dan penuh perhatian

SUKAR

9. Doni membacakan cerita dengan suara jelas dan memberi jeda singkat di antara bagian awal, tengah, dan akhir. Hal ini membantu pendengar untuk ....

A. lebih mudah memahami urutan cerita

B. bingung dengan isi cerita

C. tertidur

D. melupakan ceritanya

SUKAR

10. Sinta membacakan cerita "Rani dan Kucing Kecil" tetapi ia membacanya mulai dari bagian akhir, lalu awal, lalu tengah. Dampaknya bagi pendengar adalah ....

A. cerita jadi lebih mudah dipahami

B. pendengar bingung karena urutan kejadian tidak runtut

C. tidak ada pengaruhnya

D. pendengar jadi lebih paham

✔Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan nikmat lisan, suara, dan telinga.
  • Membaca dengan tenang dan memperhatikan tanda baca melatih ketelitian dan kesadaran siswa saat membacakan cerita.
  • Menyimak teman yang sedang membacakan cerita melatih siswa menjadi pendengar yang penuh perhatian.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Membacakan cerita dikaitkan dengan kegiatan nyata siswa, seperti membacakan cerita di kelas atau untuk adik di rumah.
  • Siswa diajak menemukan pesan atau pelajaran dari cerita yang dibacakannya.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran memberi variasi visual dan audio agar siswa lebih mudah memahami alur cerita.
  • Bergiliran membacakan cerita dengan ekspresi menarik membuat siswa antusias dan percaya diri tampil di depan teman.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar membacakan cerita dengan urutan awal, tengah, dan akhir, menggunakan suara yang jelas, jeda yang tepat pada tanda baca, dan intonasi yang sesuai isi cerita. Kita juga belajar menjadi pendengar yang baik. Seperti Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu secara berurutan, mari kita membacakan cerita dengan runtut dan penuh semangat agar pendengar senang dan mudah memahaminya. 🌟