Senin, 14 September 2026

KELAS 2 MATERI MATEMATIKA, 14 SEPTEMBER 2026

 IDENTITAS

Nama Guru            : Resti Regita Cahyani, S.Pd.

Mapel                     : Matematika

Hari / Tanggal        : Senin / 14 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zaid Bin Tsabit

Materi                     : Soal Cerita Pengurangan – Menentukan Kalimat Matematika dan Menghitung

Pertemuan             : 14


➖ Soal Cerita Pengurangan ➖

Menentukan Kalimat Matematika dan Menghitung

Matematika • Kelas 2 SD

📌 Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu menunjukkan pemahaman bilangan cacah dan lambangnya, serta melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda konkret, gambar, dan simbol matematika. Peserta didik mampu menyelesaikan masalah sehari-hari (soal cerita) yang berkaitan dengan pengurangan dengan cara mengubahnya menjadi kalimat matematika yang tepat, lalu menghitungnya secara benar dan sistematis.

🎯 Tujuan Pembelajaran

TP Umum: Peserta didik memahami konsep pengerjaan soal cerita pengurangan, mampu menentukan kalimat matematika yang tepat, dan menghitungnya dengan baik dan benar.

🧘 Mindful💡 Meaningful😄 Joyful
Siswa fokus dan sadar penuh saat membaca soal cerita, memahami setiap kata kunci (sisa, berkurang, terjual, dipakai) sebelum menentukan kalimat matematika.Siswa mengaitkan soal pengurangan dengan pengalaman nyata sehari-hari, seperti berbagi kue, menghabiskan bekal, atau menjual barang, sehingga belajar terasa bermakna.Siswa belajar melalui cerita bergambar, permainan tebak angka, dan tepuk semangat, sehingga suasana kelas menyenangkan dan tidak menegangkan.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Mengingat kembali konsep pengurangan dasar melalui refleksi materi sebelumnya (penjumlahan cerita).
  2. Mendengar dan memahami kisah/soal cerita pengurangan melalui video dan ilustrasi.
  3. Mengidentifikasi kata kunci dalam soal cerita yang menunjukkan operasi pengurangan.
  4. Mengubah soal cerita menjadi kalimat matematika (model matematika) yang tepat.
  5. Menghitung hasil pengurangan dengan cara bersusun atau garis bilangan.
  6. Mempresentasikan dan memeriksa kembali hasil pekerjaan bersama teman.

🧩 Model & Metode Pembelajaran

Model: Problem Based Learning (PBL) dipadukan Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning: Mindful, Meaningful, Joyful).

Metode: Tanya jawab, demonstrasi dengan benda konkret, diskusi kelompok kecil, dan permainan edukatif (games matematika).

🌤️ Pembukaan Pembelajaran

Anak-anak, sebelum belajar, mari kita renungkan sejenak kebesaran Allah SWT. 🤲

Allah adalah Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta) — Allah menciptakan segala sesuatu di dunia ini, termasuk buah-buahan, hewan, dan benda-benda yang sering kita hitung.

Allah adalah Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki) — semua makanan, minuman, dan barang yang kita miliki adalah rezeki pemberian Allah, yang kadang bertambah dan kadang berkurang karena kita gunakan atau bagikan kepada orang lain.

Allah adalah Al-Malik (Yang Maha Merajai/Memiliki) — segala sesuatu sebenarnya milik Allah, kita.

✅❌ Yuk, Ingat Materi Kemarin!

Sebelum masuk materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) soal cerita penjumlahan berikut ini!

  1. Ani punya 3 apel, ibu memberi 2 apel lagi. Kalimat matematikanya adalah 3 + 2 = 5. (B/S)
  2. Budi punya 4 kelereng, lalu menemukan 5 kelereng lagi. Jumlah kelereng Budi menjadi 9. (B/S)
  3. Jika ada 6 ayam lalu datang 3 ayam lagi, maka kalimat matematikanya adalah 6 - 3. (B/S)
  4. Rina membeli 5 buku, lalu ibu membelikan 4 buku lagi. Total buku Rina adalah 10. (B/S)
  5. Kata kunci "mendapat lagi" dan "bertambah" pada soal cerita menunjukkan operasi penjumlahan. (B/S)

🔑 Kunci: 1-B, 2-B, 3-S (seharusnya 6+3), 4-S (seharusnya 9), 5-B

 Video Pembelajaran

Sebelum belajar lebih lanjut, yuk simak video berikut ini:

▶️ Tonton: Menyelesaikan Soal Cerita Pengurangan - Kelas 2 SD

📖 Penjelasan Materi

Soal cerita pengurangan adalah soal matematika yang diceritakan dalam kalimat sehari-hari, di mana kita harus mencari sisa atau kekurangan dari suatu jumlah.

🔑 Kata kunci pengurangan yang sering muncul: sisa, berkurang, terjual, dimakan, dipakai, hilang, diberikan kepada, dipetik, patah.

Langkah 1: Menentukan Kalimat Matematika
Baca soal dengan teliti, cari angka pertama (jumlah awal) dan angka kedua (jumlah yang berkurang), lalu susun dengan tanda "−".

Contoh Soal:"Rani mempunyai 8 buah mangga 🥭🥭🥭🥭🥭🥭🥭🥭. Rani memberikan 3 mangga kepada adiknya 🥭🥭🥭➡️. Berapa sisa mangga Rani sekarang?"

🥭🥭🥭🥭🥭🥭🥭🥭  −  🥭🥭🥭  =  🥭🥭🥭🥭🥭

Kalimat matematika: 8 − 3 = ...

Langkah 2: Menghitung Hasil
Setelah kalimat matematika ditemukan, hitung dengan cara bersusun pendek atau garis bilangan.

8
− 3
------
5

Jadi, sisa mangga Rani adalah 5 buah.Contoh lain (angka lebih besar, teknik meminjam):

"Bu Guru mempunyai 23 pensil. Sebanyak 15 pensil dibagikan kepada murid. Berapa sisa pensil Bu Guru?"

2 3
− 1 5
------
0 8

*Karena 3 tidak cukup dikurangi 5, kita "meminjam" 1 puluhan menjadi 13 − 5 = 8, lalu puluhan menjadi 1.

Jadi, kalimat matematikanya 23 − 15 = 8. Sisa pensil Bu Guru adalah 8 buah.

✏️ Ayo Latihan!

Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!

  1. Dito mempunyai 27 kelereng. Ia memberikan 14 kelereng kepada adiknya. Sisa kelereng Dito sekarang ada ... buah.
  2. Bu Sinta membuat 38 kue. Hari ini terjual 25 kue. Kue yang belum terjual ada ... buah.
  3. Ayah membeli 45 butir telur. Sebanyak 23 butir telur sudah dimasak ibu. Sisa telur ayah ada ... butir.
  4. Rani mempunyai pita sepanjang 59 cm. Ia menggunakan 36 cm untuk membungkus kado. Sisa pita Rani sekarang ... cm.
  5. Di kebun ada 68 burung. Sebanyak 42 burung terbang pergi. Burung yang tersisa di kebun ada ... ekor.


📝 Kesimpulan

Soal cerita pengurangan diselesaikan dengan menemukan kata kunci (sisa, berkurang, diberikan), lalu mengubahnya menjadi kalimat matematika menggunakan tanda "−", kemudian menghitung hasilnya dengan teliti. Sebagaimana rezeki dari Allah (Ar-Razzaq) yang kita miliki bisa berkurang saat dibagikan, begitu pula angka dalam matematika bisa berkurang saat dikurangkan. Mari selalu bersyukur atas setiap rezeki, sekecil apa pun jumlahnya. 🌟

Jumat, 11 September 2026

KELAS 2 MATERI BAHASA INDONESIA, JUM'AT 11 SEPTEMBER 2026

 

Jumat, 11 September 2026

IDENTITAS

Nama Guru            : Resti Regita Cahyani, S.Pd.

Mapel                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal        : Jum'at / 11  September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zaid Bin Tsabit

Materi                     : Menceritakan Suatu Informasi Sesuai dengan Grafik

Pertemuan             : 14


📚 Bahasa Indonesia • Kelas 2 SD

Menceritakan Suatu Informasi
Sesuai dengan Grafik

Belajar membaca dan menceritakan grafik sederhana dengan cermat, bermakna, dan menyenangkan 🌈

🎯 Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu memahami dan memaknai teks narasi serta informasi sederhana yang dibacakan, dibaca, atau ditayangkan, termasuk gambar, tabel, dan grafik sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Peserta didik mampu menceritakan kembali informasi tersebut secara lisan maupun tulisan menggunakan kosakata yang telah dikuasainya, serta menunjukkan sikap teliti dan rasa ingin tahu terhadap berbagai bentuk penyajian informasi di lingkungan sekitar.

🌟 Tujuan Pembelajaran (TP)

TP Umum

Peserta didik mampu menceritakan suatu informasi sesuai dengan grafik sederhana secara lisan maupun tulisan.

🧘 TP Mindful (Kesadaran Penuh)

Peserta didik mampu mengamati grafik sederhana dengan cermat dan penuh perhatian, sehingga dapat menemukan informasi yang tepat sebelum menceritakannya.

💡 TP Meaningful (Bermakna)

Peserta didik mampu mengaitkan informasi pada grafik dengan pengalaman atau kejadian nyata dalam kehidupan sehari-hari, sehingga apa yang dipelajari terasa bermakna bagi dirinya.

🎉 TP Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik mampu menceritakan informasi grafik dengan percaya diri dan gembira melalui kegiatan bermain, menonton video, dan permainan tebak grafik bersama teman.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Peserta didik mengamati contoh grafik sederhana (grafik gambar/piktogram dan grafik batang) yang berkaitan dengan benda konkret di sekitar mereka.
  2. Peserta didik mengidentifikasi bagian-bagian grafik: judul, kategori, dan jumlah data.
  3. Peserta didik membandingkan data pada grafik (paling banyak, paling sedikit, sama banyak, dan selisihnya).
  4. Peserta didik menceritakan informasi grafik secara lisan dengan kalimat sederhana.
  5. Peserta didik menuliskan informasi grafik dalam bentuk kalimat sederhana.
  6. Peserta didik mempresentasikan hasil ceritanya di depan kelas dengan percaya diri.

🧩 Model & Metode Pembelajaran

Model: Problem Based Learning (PBL) dipadukan dengan Discovery Learning — peserta didik "menemukan sendiri" cara membaca grafik lewat benda konkret di sekitarnya.

Metode: Tanya jawab, demonstrasi dengan benda konkret, diskusi kelompok kecil, dan permainan edukatif (menyusun grafik dari benda nyata).

✿ ✿ ✿

🕌 Pembukaan Pembelajaran: Mengenal Kebesaran Allah

Sebelum belajar, mari kita renungkan sifat-sifat Allah berikut ini dan kaitkan dengan materi grafik hari ini:

🌿 Al-Khaliq (Maha Pencipta)

Allah menciptakan berbagai buah, hewan, dan tumbuhan dengan jenis dan jumlah yang berbeda-beda. Semua bisa kita hitung dan susun rapi dalam bentuk grafik.

🍎 Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberikan rezeki berupa hasil panen buah dan makanan dengan jumlah yang berbeda setiap harinya. Mencatatnya dalam grafik membantu kita mensyukuri nikmat-Nya.

👑 Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur seluruh alam semesta dengan sangat rapi dan teratur. Grafik pun menyusun data secara rapi dan teratur agar mudah dipahami — mencerminkan keteraturan ciptaan Allah.

Pertanyaan Perenungan Mendalam:

1. Coba perhatikan buah-buahan yang Allah ciptakan di sekitar kita. Mengapa jumlah setiap jenis buah bisa berbeda-beda? Apa yang bisa kita pelajari dari keteraturan ciptaan Allah tersebut?
2. Jika kita mencatat rezeki yang Allah berikan setiap hari, mengapa penting bagi kita untuk bersyukur atas jumlah sekecil apa pun?
3. Allah Al-Malik mengatur alam semesta dengan sangat rapi. Bagaimana grafik membantu kita menyusun informasi menjadi rapi, seperti keteraturan ciptaan Allah?

✅❌ Yuk, Ingat Kembali! (Benar / Salah)

Materi pertemuan sebelumnya: Menceritakan suatu informasi sesuai dengan grafik sederhana secara lisan maupun tulisan.

1. Grafik adalah gambar yang menunjukkan informasi berupa jumlah atau data.
(Benar / Salah)
2. Batang grafik yang paling tinggi menunjukkan jumlah yang paling sedikit.
(Benar / Salah)
3. Sebelum menceritakan grafik, kita harus membaca judul grafik terlebih dahulu.
(Benar / Salah)
4. Semua batang pada grafik batang harus memiliki panjang yang sama.
(Benar / Salah)
5. Kita bisa membandingkan jumlah data pada grafik untuk mengetahui mana yang lebih banyak atau lebih sedikit.
(Benar / Salah)

Kunci Jawaban

1. Benar  |  2. Salah  |  3. Benar  |  4. Salah  |  5. Benar

✿ ✿ ✿

🎬 Ayo Menonton Video Pembelajaran

Simak video singkat tentang tabel dan grafik sederhana berikut ini:

▶ Tonton Video: Tabel dan Grafik Kelas 2 SD

📖 Penjelasan Materi

Grafik adalah gambar yang membantu kita melihat jumlah suatu benda dengan cepat dan mudah. Mari kita belajar dengan contoh benda konkret: buah kesukaan teman-teman di kelas!

Bu Guru bertanya kepada 19 siswa tentang buah kesukaan mereka. Hasilnya digambar dalam grafik batang berikut:

Grafik Buah Kesukaan Siswa5🍎 Apel3🍊 Jeruk7🥭 Mangga4🍌 Pisang

Langkah menceritakan grafik:

  1. Baca judul grafik — supaya kita tahu grafik ini bercerita tentang apa.
  2. Lihat setiap batang — cocokkan tinggi batang dengan jumlah benda konkretnya (misalnya menghitung langsung buah-buahan asli atau kartu bergambar).
  3. Bandingkan data — cari mana yang paling banyak dan paling sedikit.
  4. Hitung selisih — selisih artinya perbedaan jumlah antara dua data. Contoh: Mangga (7) dan Apel (5), selisihnya adalah 7 − 5 = 2. Kita bisa membuktikannya dengan menyusun 7 buah mangga tiruan dan 5 buah apel tiruan, lalu menghitung kelebihannya satu per satu menggunakan benda konkret.
  5. Ceritakan — susun kalimat sederhana, misalnya: "Buah yang paling disukai teman-teman adalah mangga, sebanyak 7 orang."
BuahJumlah Siswa
🍎 Apel5
🍊 Jeruk3
🥭 Mangga7
🍌 Pisang4
✿ ✿ ✿

📝 Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)

Gunakan grafik "Buah Kesukaan Siswa" di atas untuk menjawab soal berikut.

1. Apa judul yang tepat untuk grafik di atas?
  • a. Grafik Buah Kesukaan Siswa
  • b. Grafik Warna Baju
  • c. Grafik Hewan Peliharaan
  • d. Grafik Cuaca
2. Buah apa yang paling banyak disukai siswa?
  • a. Apel
  • b. Jeruk
  • c. Mangga
  • d. Pisang
3. Berapa jumlah siswa yang menyukai jeruk?
  • a. 7
  • b. 5
  • c. 4
  • d. 3
4. Buah apa yang paling sedikit disukai siswa?
  • a. Apel
  • b. Jeruk
  • c. Mangga
  • d. Pisang
5. Berapa selisih jumlah siswa yang menyukai mangga dan apel?
  • a. 2
  • b. 1
  • c. 3
  • d. 4
6. Berapa jumlah seluruh siswa yang disurvei (semua buah dijumlahkan)?
  • a. 17
  • b. 18
  • c. 20
  • d. 19
7. Jika 2 siswa yang menyukai pisang berpindah menyukai jeruk, berapa jumlah siswa yang menyukai jeruk sekarang?
  • a. 4
  • b. 6
  • c. 5
  • d. 7
8. Urutan buah dari yang paling sedikit hingga paling banyak disukai adalah...
  • a. Mangga, Apel, Pisang, Jeruk
  • b. Jeruk, Pisang, Apel, Mangga
  • c. Apel, Jeruk, Pisang, Mangga
  • d. Pisang, Jeruk, Mangga, Apel
9. Jika suatu hari batang Apel pada grafik menjadi sama tinggi dengan batang Mangga, apa yang bisa kita simpulkan?
  • a. Jumlah siswa yang menyukai mangga berkurang drastis
  • b. Data grafik menjadi salah
  • c. Tidak ada perubahan apa pun
  • d. Jumlah siswa yang menyukai apel bertambah menjadi sama banyak dengan mangga
10. Mengapa penting membaca grafik dengan cermat sebelum menceritakan informasinya kepada orang lain?
  • a. Supaya informasi yang kita sampaikan benar dan tidak keliru
  • b. Supaya cerita kita panjang
  • c. Supaya kita terlihat pintar
  • d. Supaya cepat selesai
✿ ✿ ✿

🧠❤️🎈 Sentuhan Pembelajaran Mendalam

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Perenungan sifat Allah Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran.
  • Kegiatan mengingat kembali materi lewat soal Benar/Salah.
  • Mengamati grafik batang dengan cermat sebelum menjawab soal.

💡 Meaningful (Bermakna)

  • Mengaitkan grafik dengan buah-buahan nyata (rezeki dari Allah) yang dikenal siswa.
  • Penjelasan konsep selisih menggunakan benda konkret yang dekat dengan keseharian siswa.
  • Refleksi rasa syukur atas keteraturan ciptaan Allah yang tercermin dalam grafik.

🎉 Joyful (Menyenangkan)

  • Menonton video pembelajaran yang menarik di awal materi.
  • Grafik disajikan dengan warna-warni dan emoji buah yang lucu.
  • Latihan soal dikemas seperti permainan tebak-tebakan seru.

🌈 Kesimpulan

Hari ini kita belajar membaca dan menceritakan informasi dari grafik sederhana. Grafik membantu kita melihat jumlah suatu data dengan cepat, rapi, dan mudah dipahami — sama seperti keteraturan yang Allah ciptakan di alam semesta ini. Dengan membaca judul, membandingkan data, dan menghitung selisihnya, kita bisa menceritakan grafik dengan tepat, penuh percaya diri, dan tentunya sambil bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan. 🌿

Refleksi : Alhamdulillah, pembelajaran hari ini berjalan dengan lancar. Materi yang di sampaikan bisa di pahami oleh murid-murid. Namun masih ada beberapa murid yang kurang memahami materi. Rencana tindak lanjut, guru menjelaskan kembali materi dan memberikan beberapa soal latihan

Kamis, 10 September 2026

KELAS 2 MATERI BAHASA INDONESIA, KAMIS 10 SEPTEMBER 2026

 IDENTITAS

Nama Guru            : Resti Regita Cahyani, S.Pd.

Mapel                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal        : Kamis / 10 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zaid Bin Tsabit

Materi                     : Menceritakan Sebuah Kejadian secara Runtut dengan Bantuan Gambar

Pertemuan             : 14


📘 Bahasa Indonesia • Kelas 2 SD • Fase A

Menceritakan Sebuah Kejadian secara Runtut dengan Bantuan Gambar

Belajar mengurutkan dan bercerita dengan seru, bermakna, dan penuh perhatian ✨

🎯Capaian Pembelajaran (CP)

Mengacu pada Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase A (Kelas 1–2) sesuai kerangka Kurikulum Merdeka yang berlaku pada pembaruan 2026, elemen Berbicara dan Mempresentasikan:

Peserta didik mampu berbicara dengan santun tentang beragam topik yang dikenali, menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks, serta menceritakan kembali suatu informasi yang dibaca atau didengar dan sebuah peristiwa/kejadian secara runtut dengan bantuan gambar, menggunakan kosakata yang dikuasainya secara kreatif.

🌟Tujuan Pembelajaran (TP)

*Tujuan pembelajaran lengkap terlampir di RPP. Berikut rincian pelaksanaannya dalam kegiatan belajar, dikategorikan Mindful, Meaningful, dan Joyful.

TP 1 — Melalui mengamati gambar berseri dan video pembelajaran, peserta didik dapat mengurutkan gambar sesuai kronologi kejadian dengan tepat.
🧘 Mengamati gambar berseri dengan tenang, satu per satu, sebelum menyusunnya Mindful
🎬 Menonton video pembelajaran tentang gambar berseri Joyful
🧩 Bermain menyusun kartu gambar acak berkelompok Joyful Meaningful
TP 2 — Melalui kegiatan bercerita berpasangan dan berkelompok, peserta didik dapat menceritakan sebuah kejadian secara runtut dengan kalimat sederhana dan percaya diri.
🤝 Berlatih bercerita berpasangan mengaitkan dengan pengalaman sehari-hari Meaningful
🎤 Tampil bercerita di depan kelas diiringi tepuk tangan apresiasi Joyful
💭 Refleksi diri setelah bercerita: bagian mana yang sudah runtut, bagian mana yang perlu diperbaiki Mindful

🧭Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

1
Mengurutkan gambar — Peserta didik mengamati gambar berseri/video suatu kejadian, lalu mengurutkannya secara logis dari awal hingga akhir.
2
Bercerita runtut — Peserta didik menceritakan kembali kejadian tersebut secara lisan dengan runtut, menggunakan kata penghubung waktu dan kalimatnya sendiri.

☀️Apersepsi Singkat

Guru menyapa peserta didik dan mengajak bernyanyi/bertepuk semangat. Guru bertanya: "Coba ceritakan, apa yang kalian lakukan pertama kali setelah bangun tidur tadi pagi? Lalu apa lagi? Dan apa yang terakhir kalian lakukan sebelum berangkat ke sekolah?" Guru menuliskan jawaban siswa secara berurutan di papan tulis, lalu mengaitkannya dengan tema hari ini: menceritakan kejadian secara runtut dengan bantuan gambar.

🕌Ayat tentang Kebesaran Allah

Setiap kejadian yang kita alami setiap hari — bangun tidur, makan, hingga berangkat sekolah — adalah bagian dari ciptaan dan pengaturan Allah SWT.

Al-Khaliq — Maha Pencipta
QS. Az-Zumar : 62

Allah SWT menciptakan segala sesuatu, termasuk diri kita, waktu, dan setiap peristiwa yang kita jalani setiap hari.

Al-Malik — Maha Merajai
QS. Al-Mu'minun : 116

Allah adalah Raja atas segala sesuatu yang mengatur pergantian pagi dan malam, sehingga hari-hari kita berjalan teratur dan runtut.

Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki
QS. Adz-Dzariyat : 58

Allah memberikan rezeki kepada kita setiap hari, mulai dari makanan saat sarapan hingga kesempatan untuk belajar di sekolah.

📖Inti Pembahasan Materi

Menceritakan sebuah kejadian secara runtut artinya menceritakan sesuatu sesuai urutan waktu terjadinya, dari awal, tengah, hingga akhir, tanpa ada bagian yang terbalik atau terlewat. Gambar berseri membantu kita mengingat urutan kejadian sebelum menceritakannya dengan kata-kata sendiri.

🔤 Kata Penghubung Urutan Waktu

Pertama-tamaKemudianLaluSetelah ituAkhirnya

🖼️ Contoh 1: Rutinitas Pagi Hari

1
Bangun tidur
2
Mandi
3
Sarapan
4
Berangkat sekolah

🌱 Contoh 2: Menanam Bunga

1
Menyiapkan pot & tanah
2
Menanam biji
3
Menyiram tanaman
4
Bunga mekar

🎥 Video Pembelajaran

🧰 Media dan Alat Peraga

  • 📺 Video pembelajaran (proyektor/laptop)
  • 🔤 Kartu kata penghubung waktu: pertama, kemudian, lalu, setelah itu, akhirnya
  • 📝 Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

✅ 10 Soal Pilihan Ganda

  1. Menceritakan kejadian secara runtut artinya menceritakan sesuai …
    • a. urutan warna gambar
    • b. urutan waktu kejadian
    • c. jumlah gambar
  2. Kata yang biasa digunakan untuk mengawali cerita adalah …
    • a. akhirnya
    • b. pertama-tama
    • c. sebelumnya
  3. Sebelum bercerita, gambar berseri harus …
    • a. diwarnai
    • b. diurutkan terlebih dahulu
    • c. dihitung jumlahnya
  4. Kegiatan pertama yang biasa dilakukan di pagi hari adalah …
    • a. bangun tidur
    • b. berangkat sekolah
    • c. sarapan
  5. Kata penghubung waktu untuk kejadian yang terakhir adalah …
    • a. lalu
    • b. kemudian
    • c. akhirnya
  6. Jika gambar diceritakan tidak berurutan, maka cerita akan …
    • a. lebih menarik
    • b. membingungkan
    • c. lebih singkat
  7. Pada contoh menanam bunga, kegiatan setelah menanam biji adalah …
    • a. menyiram tanaman
    • b. bunga mekar
    • c. menyiapkan pot
  8. Menceritakan kejadian dengan bantuan gambar berseri bertujuan untuk …
    • a. mempersulit cerita
    • b. membantu mengingat urutan kejadian
    • c. mengganti kata-kata
  9. Saat bercerita di depan kelas, sikap yang baik adalah …
    • a. berbicara pelan sekali
    • b. berbicara dengan percaya diri dan jelas
    • c. membaca sambil menunduk
  10. Kata "setelah itu" digunakan untuk menghubungkan kejadian yang …
    • a. terjadi sebelumnya
    • b. terjadi berikutnya
    • c. terjadi bersamaan

✏️ 5 Soal Isian Singkat

  1. Sebelum menceritakan gambar, kita harus mengurutkannya berdasarkan urutan … .
  2. Kata penghubung waktu yang digunakan untuk mengawali cerita adalah … .
  3. Kegiatan yang biasanya dilakukan setelah mandi adalah … .
  4. Pada cerita menanam bunga, kegiatan terakhir yang terjadi adalah … .
  5. Menceritakan kejadian secara runtut artinya menceritakan dari awal hingga … .
Lihat Kunci Jawaban (untuk guru)Pilihan Ganda: 1-b, 2-b, 3-b, 4-a, 5-c, 6-b, 7-a, 8-b, 9-b, 10-bIsian Singkat: 1) waktu kejadian, 2) pertama-tama, 3) sarapan, 4) bunga mekar, 5) akhir

⚠️Kendala Pembelajan

🌈Kesimpulan Materi Hari Ini

Menceritakan kejadian secara runtut berarti menyampaikan cerita sesuai urutan waktu, dari awal, tengah, hingga akhir, dengan bantuan gambar berseri dan kata penghubung waktu seperti pertama-tama, kemudian, lalu, setelah itu, dan akhirnya. Kemampuan ini melatih peserta didik untuk berpikir runtut sekaligus percaya diri dalam berbicara.

⚠️Kendala Pembelajaran

Kendala 1

Kendala 2

Kendala 3

Kendala 4

🛠️Tindak Lanjut

Solusi 1

Solusi 2

Solusi 3

Solusi 4