Rabu, 30 September 2026

KELAS 2 MATERI BAHASA INDONESIA, KAMIS 1 OKTOBER 2026

 

IDENTITAS

Nama Guru            : Resti Regita Cahyani, S.Pd.

Mapel                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal        : Kamis / 1 Oktober 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zaid Bin Tsabit

Materi                     : Memahami Makna Kata Depan “di” dan Menuliskan Kalimat dengan Kata Depan “di”

Pertemuan             : 21


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

📍 Memahami Makna Kata Depan "di" dan Menuliskan Kalimat dengan Kata Depan "di"

Bahasa Indonesia • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

📍 Kata Depan "di"🏠 Menunjukkan Tempat✍️ Menulis Kalimat
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Menulis – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu menulis kalimat dengan kosakata yang tepat dan menerapkan kaidah penulisan yang benar, termasuk penulisan kata depan "di" yang ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya untuk menunjukkan tempat. Peserta didik mampu memahami makna kata depan "di" dan menggunakannya dalam kalimat tulisan sederhana yang berkaitan dengan lingkungan sehari-hari.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat memahami makna kata depan "di" dan menuliskan kalimat dengan kata depan "di".
🏠MEANINGFUL
Melalui pengamatan tempat-tempat di lingkungan rumah dan sekolah, peserta didik mampu menuliskan kalimat dengan kata depan "di" untuk menunjukkan tempat dengan tepat.
💡MEANINGFUL
Peserta didik mampu menjelaskan makna kata depan "di" sebagai penanda tempat dan menuliskannya terpisah dari kata yang mengikutinya.
🧘MINDFUL
Melalui kegiatan mengamati contoh kalimat dengan saksama, peserta didik mampu membedakan penulisan kata depan "di" yang terpisah dari kata setelahnya dengan teliti.
🔍MINDFUL
Peserta didik mampu memeriksa kembali penulisan kata depan "di" dan tanda baca pada kalimat yang ditulisnya.
😄JOYFUL
Melalui permainan tebak tempat atau menyusun kartu kata, peserta didik mampu menuliskan kalimat dengan kata depan "di" dengan gembira dan penuh semangat.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran mengamati (mindful), pemahaman inti (TP umum), pemaknaan dalam menulis (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik mengamati contoh kalimat dengan saksama untuk membedakan penulisan kata depan "di" yang terpisah dari kata setelahnya.
3.2TP UMUM Peserta didik memahami makna kata depan "di" dan menuliskan kalimat dengan kata depan "di". ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan makna kata depan "di" sebagai penanda tempat dan penulisannya yang terpisah.
3.4MEANINGFUL Peserta didik menuliskan kalimat dengan kata depan "di" berdasarkan tempat-tempat di rumah dan sekolah.
3.5MINDFUL Peserta didik memeriksa kembali penulisan kata depan "di" dan tanda baca pada kalimat yang ditulisnya.
3.6JOYFUL Peserta didik menuliskan kalimat dengan kata depan "di" melalui permainan tebak tempat/kartu kata dengan gembira.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis komunikatif dan kontekstual, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🔍Discovery Learning – siswa menemukan sendiri aturan penulisan kata depan "di" melalui contoh kalimat yang diamati.
🧑‍🏫Demonstrasi – guru mencontohkan cara menulis kalimat dengan kata depan "di" yang benar.
💬Tanya Jawab & Diskusi Kelompok – siswa mendiskusikan contoh penulisan "di" yang benar dan yang keliru.
🎲Permainan Tebak Tempat & Kartu Kata – siswa menyusun kartu kata menjadi kalimat dengan kata depan "di" untuk mendukung unsur joyful.
📝Penugasan – latihan menulis kalimat dengan kata depan "di" berdasarkan tempat di sekitar siswa.
5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan berbagai tempat di bumi, seperti laut, gunung, hutan, dan taman, dan setiap makhluk memiliki tempatnya masing-masing.

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi rezeki di berbagai tempat: ikan di laut, padi di sawah, dan buah di kebun.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur segala sesuatu di tempat yang tepat, tidak ada makhluk yang tertukar tempatnya, mengajarkan kita untuk teliti dan tepat.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan berbagai tempat di bumi. Allah Ar-Razzaq memberi rezeki di tempat-tempat yang berbeda. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu di tempat yang tepat, hari ini kita akan belajar menuliskan kata depan "di" dengan tepat untuk menunjukkan tempat dalam kalimat kita.

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan berbagai tempat di bumi seperti laut, gunung, dan hutan. Menurutmu, mengapa penting bagi kita menyebutkan dengan jelas di mana suatu benda atau makhluk berada saat bercerita?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi rezeki di berbagai tempat: ikan di laut, padi di sawah, buah di kebun. Bagaimana kamu akan menuliskan kalimat tentang rezeki yang Allah berikan di tempat-tempat tersebut?
  3. Allah Al-Malik mengatur segala sesuatu di tempat yang tepat. Menurutmu, mengapa kita juga harus teliti menuliskan kata depan "di" dengan benar, yaitu terpisah dari kata tempat, dalam kalimat kita?
6Yuk, Ingat Lagi! (Menuliskan Kalimat Informasi dalam Gambar)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Kalimat informasi dalam gambar menjelaskan apa yang terlihat pada gambar.B / S
2.Kalimat informasi tidak perlu sesuai dengan gambar.B / S
3.Kalimat informasi dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri tanda titik.B / S
4.Kita cukup menuliskan satu kata saja untuk menjelaskan sebuah gambar.B / S
5.Sebelum menulis kalimat informasi, kita perlu mengamati gambar dengan teliti.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (harus sesuai gambar)   3. Benar   4. Salah (harus berupa kalimat lengkap)   5. Benar

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Kata Depan "di"

📍 A. Apa itu Kata Depan "di"?

Kata depan "di" adalah kata yang digunakan untuk menunjukkan tempat. Kata depan "di" ditulis terpisah (ada jarak) dari kata tempat yang mengikutinya.

🏠di rumah
🏫di sekolah
🌳di taman
🍳di dapur
✅ BENARAdik bermain di taman.
❌ SALAHAdik bermain ditaman.

✍️ B. Langkah Menulis Kalimat dengan Kata Depan "di"

1Tentukan siapa yang melakukan kegiatan.
2Tentukan kegiatan yang dilakukan.
3Tentukan tempat kegiatan, lalu tulis kata "di" terpisah sebelum kata tempat.
4Periksa kembali: awali dengan huruf kapital dan akhiri dengan tanda titik (.).
Contoh sehari-hari:
• Ibu memasak di dapur.
• Kami belajar di sekolah.
• Ayah duduk di kursi.
• Kakak menyapu di halaman.

⚠️ C. Hati-Hati! Jangan Tertukar

Kata "di" pada di rumah (tempat) ditulis terpisah. Tetapi pada kata kerja seperti dibaca atau dimakan, "di-" ditulis menyatu dengan kata kerjanya. Hari ini kita fokus pada kata depan "di" yang menunjukkan tempat.

📍 🏠 🏫 🌳 ✏️
9Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH

1. Kata depan "di" digunakan untuk menunjukkan ....

A. tempat

B. waktu

C. jumlah

D. warna

MUDAH

2. Penulisan kata depan "di" yang benar adalah ....

A. dirumah

B. di rumah

C. Di-rumah

D. dirumah-

MUDAH

3. Kalimat yang menggunakan kata depan "di" dengan benar adalah ....

A. Adik bermain ditaman.

B. Adik bermain di-taman.

C. Adik bermain di taman.

D. Adik bermain, ditaman.

SEDANG

4. Kata yang tepat untuk melengkapi kalimat "Ibu memasak ... dapur." adalah ....

A. ke

B. dari

C. dengan

D. di

SEDANG

5. Kalimat berikut yang penulisan kata depan "di"-nya BENAR adalah ....

A. Kami belajar di sekolah.

B. Kami belajar disekolah.

C. Kami belajar di-sekolah.

D. Kami belajar, disekolah.

SEDANG

6. Kalimat yang menggunakan kata depan "di" untuk menunjukkan tempat adalah ....

A. Buku itu dibaca Rani.

B. Rani membaca buku di perpustakaan.

C. Kue itu dimakan adik.

D. Surat itu ditulis ayah.

SEDANG

7. Kata "di" pada kalimat "Ayah duduk di kursi." menunjukkan ....

A. waktu

B. cara

C. tempat

D. jumlah

SUKAR

8. Kata-kata "bermain, Doni, bola, di halaman" jika disusun menjadi kalimat yang benar adalah ....

A. Di halaman Doni bola bermain.

B. Bermain Doni bola di halaman.

C. Bola bermain di halaman Doni.

D. Doni bermain bola di halaman.

SUKAR

9. Manakah kalimat berikut yang penulisan "di"-nya SALAH?

A. Ayah bekerja dikantor.

B. Kakak menyapu di halaman.

C. Ibu belanja di pasar.

D. Adik tidur di kamar.

SUKAR

10. Seorang anak sedang menyiram bunga di kebun belakang rumah. Kalimat informasi dengan kata depan "di" yang paling tepat untuk menjelaskan situasi tersebut adalah ....

A. Anak itu menyiram bunga dikebun belakang rumah.

B. Anak itu menyiram bunga di kebun belakang rumah.

C. Anak itu menyiram bunga di-kebun belakang rumah.

D. Anak itu menyiram bunga, di kebun belakang rumah?

✔Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan pentingnya ketepatan.
  • Mengamati contoh kalimat benar dan salah dengan saksama melatih ketelitian siswa membedakan penulisan "di" yang terpisah.
  • Memeriksa kembali penulisan "di" dan tanda baca sebelum menyelesaikan tulisan melatih kesadaran diri siswa.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Kata depan "di" dikaitkan dengan tempat-tempat nyata di rumah dan sekolah, seperti dapur, kamar, halaman, dan kelas.
  • Contoh kalimat diambil dari kegiatan sehari-hari siswa: memasak, belajar, bermain, dan menyapu.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran memberi variasi visual dan audio agar siswa lebih mudah memahami penulisan kata depan "di".
  • Permainan tebak tempat dan kartu kata membuat siswa antusias menyusun kalimat bersama teman.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar bahwa kata depan "di" digunakan untuk menunjukkan tempat dan ditulis terpisah dari kata tempat yang mengikutinya, misalnya di rumah, di sekolah, dan di taman. Seperti Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu di tempat yang tepat, mari kita menuliskan kata depan "di" dengan teliti dan benar dalam setiap kalimat yang kita tulis. 🌟

KELAS 2 MATERI SENI RUPA, KAMIS 2 OKTOBER 2026

 IDENTITAS

Nama Guru            : Resti Regita Cahyani, S.Pd.

Mapel                     : Seni Rupa

Hari / Tanggal        : Kamis / 1 Oktober 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zaid Bin Tsabit

Materi                     : Mengetahui Makna Karya Cetak, Teknik Pembuatan Karya Cetak, serta Alat dan Media Pembuatan Karya Cetak

Pertemuan             : 11


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

🖨️ Mengetahui Makna Karya Cetak, Teknik, Alat dan Media Pembuatannya

Seni Rupa • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

🖨️ Karya Cetak🍃 Cetak Tempel⭐ Cetak Stensil
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Mengalami & Menciptakan – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu mengenal, memilih, dan menggunakan berbagai alat, bahan, dan prosedur dasar dalam membuat karya seni rupa. Peserta didik mampu mengenal makna karya cetak, memahami teknik pembuatan karya cetak (seperti cetak tempel dan cetak stensil), serta mengetahui alat dan media yang digunakan dalam membuat karya cetak sederhana dari bentuk-bentuk di sekitarnya.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat mengetahui makna karya cetak, teknik pembuatan karya cetak, serta alat dan media pembuatan karya cetak.
🍃MEANINGFUL
Melalui kegiatan mengamati benda-benda di sekitar (daun, pelepah pisang, jari tangan), peserta didik mampu menjelaskan bagaimana benda tersebut dapat digunakan sebagai alat cetak dalam berkarya.
🔁MEANINGFUL
Peserta didik mampu menjelaskan manfaat teknik cetak dalam menghasilkan gambar atau pola yang berulang dengan cepat dan rapi.
🧘MINDFUL
Melalui kegiatan mengamati tekstur dan bentuk media cetak dengan saksama, peserta didik mampu memilih alat dan media cetak yang tepat dengan teliti.
🔍MINDFUL
Peserta didik mampu bersabar dan berhati-hati saat proses mencetak agar hasil karyanya rapi.
😄JOYFUL
Melalui praktik langsung mencetak dengan daun, pelepah pisang, atau jari tangan, peserta didik mampu berkarya dengan gembira dan percaya diri.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran mengamati (mindful), pemahaman inti (TP umum), pemaknaan dalam berkarya (meaningful), hingga praktik yang menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik mengamati tekstur dan bentuk media cetak dengan saksama untuk memilih alat dan media yang tepat.
3.2TP UMUM Peserta didik mengetahui makna karya cetak, teknik pembuatan karya cetak, serta alat dan media pembuatannya. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan bagaimana benda sekitar (daun, pelepah pisang, jari) dapat digunakan sebagai alat cetak.
3.4MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan manfaat teknik cetak menghasilkan gambar/pola yang berulang dan rapi.
3.5MINDFUL Peserta didik bersabar dan berhati-hati saat proses mencetak agar hasil karyanya rapi.
3.6JOYFUL Peserta didik praktik langsung mencetak dengan daun, pelepah pisang, atau jari tangan dengan gembira.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis eksplorasi media dan praktik langsung, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🔍Eksplorasi & Discovery Learning – siswa mengamati dan meraba berbagai benda alami untuk menemukan potensinya sebagai alat cetak.
🧑‍🏫Demonstrasi – guru mencontohkan cara mencetak dengan teknik tempel dan stensil.
✋Praktik / Unjuk Kerja – siswa berlatih langsung membuat karya cetak menggunakan bahan yang tersedia.
💬Diskusi Kelompok – siswa berdiskusi membedakan teknik, alat, dan media cetak.
📝Penugasan – siswa membuat karya cetak sederhana sebagai hasil belajar.
5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan pola-pola indah dan berulang di alam, seperti urat daun, sisik ikan, dan motif pada kulit binatang.

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi rezeki berupa bahan-bahan alami di sekitar kita, seperti daun dan pelepah pisang, yang bisa kita manfaatkan untuk berkarya.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur pola dan bentuk di alam dengan rapi dan berulang, seperti sarang lebah dan kelopak bunga yang tersusun teratur.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan pola-pola indah dan berulang di alam. Allah Ar-Razzaq memberi kita bahan-bahan alami yang bisa digunakan untuk berkarya. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur pola di alam dengan rapi, hari ini kita akan belajar membuat karya cetak yang menghasilkan gambar atau pola yang berulang dan rapi.

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan pola-pola indah dan berulang di alam, seperti urat daun. Menurutmu, mengapa alam bisa menjadi sumber ide untuk membuat karya seni cetak?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi kita bahan-bahan alami seperti daun dan pelepah pisang di sekitar kita. Bagaimana perasaanmu jika bisa membuat karya seni yang indah hanya dari bahan-bahan alami yang mudah ditemukan?
  3. Allah Al-Malik mengatur pola-pola di alam dengan rapi dan berulang. Menurutmu, mengapa kita perlu bersabar dan berhati-hati saat mencetak agar hasilnya rapi?
6Yuk, Ingat Lagi! (Makna Garis, Warna, dan Bentuk-Bentuk Garis)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Garis lurus dapat dibuat secara horizontal, vertikal, atau diagonal.B / S
2.Garis lengkung hanya bisa dibuat dalam satu arah saja.B / S
3.Warna primer terdiri dari merah, kuning, dan biru.B / S
4.Garis zig-zag adalah contoh garis lengkung.B / S
5.Garis dapat digunakan untuk membentuk sebuah gambar atau pola dalam karya seni.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (garis lengkung bisa dibuat ke berbagai arah)   3. Benar   4. Salah (garis zig-zag termasuk garis patah/lurus berulang)   5. Benar

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Makna, Teknik, Alat, dan Media Karya Cetak

🖨️ A. Apa itu Karya Cetak?

Karya cetak adalah karya seni yang dibuat dengan cara menekan atau mengecap suatu bentuk yang sudah diberi cat/tinta ke atas kertas, sehingga menghasilkan gambar atau pola yang bisa diulang dengan hasil yang mirip.

Contoh sehari-hari: Saat kamu mencap tanganmu yang sudah diberi cat ke atas kertas, hasil cap tersebut adalah salah satu bentuk karya cetak sederhana.

🍃 B. Teknik Pembuatan Karya Cetak

🍃
Cetak Tempel (Cap)
Menggunakan benda seperti daun, pelepah pisang, atau jari tangan yang diolesi cat, lalu ditekan/dicap ke atas kertas.
⭐
Cetak Stensil
Menggunakan cetakan berlubang (pola yang digunting), lalu cat diusapkan pada lubang tersebut sehingga pola tercetak di kertas.

🧰 C. Alat dan Media Pembuatan Karya Cetak

🖌️ Kuas🧽 Spons/Kapas✂️ Gunting🎨 Cat Air/Poster📄 Kertas Gambar🍃 Daun & Pelepah Pisang
Contoh sehari-hari: Untuk membuat kartu ucapan dengan motif daun berulang, kamu bisa mengolesi daun asli dengan cat, lalu menekannya berkali-kali ke kertas. Untuk membuat pola bintang berulang, kamu bisa menggunting kertas karton berbentuk bintang, lalu mengusapkan cat dengan spons melalui lubang tersebut.
🖨️ 🍃 ⭐ 🎨 🖐️
9Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH

1. Karya seni yang dibuat dengan cara menekan atau mencetak suatu bentuk ke atas kertas disebut ....

A. karya cetak

B. karya lukis

C. karya patung

D. karya anyaman

MUDAH

2. Berikut ini benda alami yang dapat digunakan untuk membuat karya cetak, kecuali ....

A. daun

B. gunting

C. pelepah pisang

D. jari tangan

MUDAH

3. Teknik cetak yang menggunakan cetakan berlubang sebagai pola disebut teknik ....

A. cetak tempel

B. cetak jari

C. cetak stensil

D. cetak lukis

SEDANG

4. Alat yang digunakan untuk mengusapkan cat pada teknik cetak stensil adalah ....

A. gunting

B. penggaris

C. penghapus

D. spons atau kapas

SEDANG

5. Salah satu manfaat teknik cetak adalah dapat menghasilkan gambar atau pola yang ....

A. berulang dan mirip

B. selalu berbeda setiap kali dicetak

C. tidak bisa diulang

D. hanya berwarna hitam putih

SEDANG

6. Untuk membuat karya cetak menggunakan daun, langkah pertama yang dilakukan adalah ....

A. langsung menempelkan daun kering ke kertas tanpa cat

B. mengolesi permukaan daun dengan cat, lalu menekannya ke kertas

C. membakar daun terlebih dahulu

D. menggunting daun menjadi sangat kecil

SEDANG

7. Kertas karton yang telah dilubangi membentuk pola bintang dapat digunakan untuk membuat karya cetak dengan teknik ....

A. cetak jari

B. cetak tempel daun

C. cetak stensil

D. cetak celup

SUKAR

8. Dimas ingin membuat kartu ucapan dengan motif daun yang berulang menggunakan cat warna hijau. Teknik dan cara yang paling tepat digunakan Dimas adalah ....

A. teknik menjahit menggunakan benang hijau

B. teknik melukis menggunakan kuas kecil saja

C. teknik menggunting menggunakan gunting kertas

D. teknik cetak tempel menggunakan daun asli yang diolesi cat

SUKAR

9. Sinta membuat pola bintang berulang pada kertas menggunakan kertas karton berlubang bentuk bintang dan spons yang diusapkan cat. Teknik yang digunakan Sinta adalah ....

A. cetak stensil

B. cetak tempel

C. cetak jari

D. melukis bebas

SUKAR

10. Mengapa hasil karya cetak biasanya terlihat mirip satu sama lain meskipun dicetak berkali-kali?

A. Karena selalu menggunakan warna yang berbeda-beda

B. Karena menggunakan cetakan/pola yang sama setiap kali mencetak

C. Karena dicetak tanpa menggunakan alat

D. Karena setiap hasil cetakan sengaja dibuat berbeda

✔Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan keindahan pola ciptaan Allah.
  • Mengamati tekstur dan bentuk media cetak dengan saksama melatih ketelitian siswa dalam memilih alat dan media yang tepat.
  • Bersabar dan berhati-hati saat proses mencetak melatih kesadaran diri siswa agar hasil karya tetap rapi.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Teknik cetak dikaitkan dengan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan siswa di sekitar rumah dan sekolah, seperti daun dan pelepah pisang.
  • Manfaat teknik cetak dikaitkan dengan kegiatan nyata, seperti membuat kartu ucapan bermotif berulang.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran dan praktik langsung mencetak dengan bahan alami membuat siswa lebih mudah memahami materi secara nyata dan menyenangkan.
  • Kesempatan berkreasi dengan berbagai teknik cetak membuat siswa bangga dan percaya diri pada hasil karyanya.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar bahwa karya cetak adalah karya seni yang dibuat dengan cara menekan atau mengecap bentuk ke atas kertas, menghasilkan gambar atau pola yang berulang. Ada dua teknik yang kita pelajari, yaitu cetak tempel (menggunakan daun, pelepah pisang, atau jari) dan cetak stensil (menggunakan cetakan berlubang). Seperti Allah Al-Khaliq yang menciptakan pola-pola indah di alam, dan Allah Al-Malik yang mengatur pola tersebut dengan rapi, mari kita berkarya dengan sabar dan teliti agar hasil karya cetak kita juga indah dan rapi. 🌟