Rabu, 21 Oktober 2026

KELAS 2 MATERI SENI RUPA, KAMIS 22 OKTOBER 2026

  IDENTITAS

Nama Guru            : Resti regita Cahyani, S.Pd.

Mapel                     : Seni Rupa

Hari / Tanggal        : Kamis / 22 Oktober  2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zaid Bin Tsabit

Materi                     : Mengetahui Makna Menggambar Pemandangan dan Memahami Cara Menentukan Objek untuk Menggambar

Pertemuan             : 12


🎨 Menggambar Pemandangan

Seni Rupa • Kelas 2 SD • Fase A

📘 Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase A, murid mampu mengenali dan menggambarkan unsur seni rupa (garis, bentuk, warna) dari hasil mengamati lingkungan sekitar, membuat karya dua dimensi dengan alat dan bahan sederhana, serta menceritakan karyanya dengan percaya diri.

🎯 Tujuan Pembelajaran (TP)

TP Umum: Murid mengetahui makna menggambar pemandangan dan memahami cara menentukan objek untuk menggambar.

  • 🧘 Mindful: Murid mengamati alam sekitar dengan tenang dan penuh perhatian, lalu menyebutkan minimal 3 objek yang ia lihat.
  • 💡 Meaningful: Murid menjelaskan bahwa menggambar pemandangan adalah cara mensyukuri ciptaan Allah, dan menentukan objek utama serta objek pendukung dengan benar.
  • 😄 Joyful: Murid senang dan percaya diri memilih objek favoritnya dan menceritakan alasannya.

🗺️ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengingat kembali karya cetak (makna, teknik, alat dan media).
  2. Murid mengamati dan menyebutkan contoh pemandangan alam.
  3. Murid menjelaskan makna menggambar pemandangan dengan kata sendiri.
  4. Murid menentukan objek utama, pendukung, dan latar untuk gambarnya.
  5. Murid menceritakan alasan memilih objek dan merasa bersyukur.

🧩 Model dan Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning (belajar menemukan sendiri) dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam.
Metode: tanya jawab, pengamatan, demonstrasi, diskusi pasangan, dan penugasan.

🕌 Pembukaan: Kebesaran Allah

Berdoa bersama, lalu guru bercerita:

  • Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah menciptakan gunung, sawah, laut, dan langit.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah memberi kita padi, buah, air, dan udara segar dari alam.
  • Al-Malik (Maha Merajai): Allah memiliki dan mengatur seluruh alam.

Kaitan hari ini: Pemandangan yang akan kita gambar adalah ciptaan, rezeki, dan milik Allah. Menggambarnya berarti kita memperhatikan dan bersyukur.

Pertanyaan mendalam:
  1. Kalau Allah Maha Pencipta, apa ciptaan Allah yang paling kamu sukai di alam? Mengapa?
  2. Apa rezeki dari alam yang kamu nikmati setiap hari?
  3. Bagaimana perasaanmu saat melihat gunung atau sawah yang indah?
  4. Bagaimana cara kita menjaga alam yang Allah titipkan?

✅ Pemanasan: 5 Soal Benar/Salah

Materi pertemuan lalu: Karya Cetak. Tulis B (Benar) atau S (Salah).

  1. Karya cetak dibuat dengan menekan cetakan yang diberi tinta atau cat ke kertas.
  2. Karya cetak hanya dapat dibuat satu kali saja.
  3. Kentang dapat dipakai sebagai cetakan (stempel).
  4. Tinta atau cat, cetakan, dan kertas adalah alat serta media membuat karya cetak.
  5. Pelepah pisang tidak bisa dipakai untuk membuat cetakan.

Kunci: 1 B, 2 S, 3 B, 4 B, 5 S.

📺 Video Pembelajaran

Tonton video tentang menggambar pemandangan untuk anak SD:
▶️ Klik di sini untuk mencari video "Menggambar Pemandangan Anak SD" di YouTube

Catatan guru: pilih satu video yang sesuai, lalu ganti tautan di atas dengan tautan video pilihan Bapak/Ibu.

📖 Penjelasan Materi

1. Apa itu Menggambar Pemandangan?

Pemandangan adalah keindahan alam yang kita lihat, misalnya gunung, sawah, pantai, sungai, dan taman. Menggambar pemandangan berarti menuangkan apa yang kita lihat dan rasakan dari alam ke atas kertas. Bukan hanya meniru, tetapi juga bercerita tentang keindahan alam dan rasa syukur kita.

2. Bagian-bagian Pemandangan

BELAKANG: langit, matahari, gunungTENGAH: rumahDEPAN: pohon besar

  • Depan: objek dekat, digambar lebih besar.
  • Tengah: objek sedang, digambar ukuran sedang.
  • Belakang (latar): langit, awan, matahari, gunung, digambar lebih kecil.

3. Cara Menentukan Objek untuk Menggambar

  1. Pilih tema. Contoh: gunung, sawah, pantai, atau taman.
  2. Amati atau ingat. Lihat sekitar atau bayangkan tempat yang kamu suka.
  3. Tentukan objek utama. Ini yang paling penting, gambar paling besar. Contoh: pohon kelapa.
  4. Tambahkan objek pendukung. Contoh: rumah, jalan, burung, perahu.
  5. Lengkapi latar. Langit, awan, matahari, gunung.
  6. Pilih yang mudah dan kamu kenal. Jangan terlalu banyak supaya gambar tidak penuh sesak.
Tips: Letakkan kertas mendatar. Mulai dari objek utama dengan pensil, lalu mewarnai. Objek yang cocok dengan temanya: pantai (pasir, ombak, perahu), sawah (padi, petani, gubuk).

📝 10 Soal Pilihan Ganda

Dari mudah ke sukar. Pilih jawaban yang paling benar.

  1. Menggambar pemandangan berarti menggambar ....
    A. wajah teman   B. alam yang kita lihat   C. huruf   D. angka
  2. Contoh pemandangan alam adalah ....
    A. meja   B. sepeda   C. lemari   D. gunung dan sawah
  3. Benda yang ada di langit adalah ....
    A. matahari   B. pohon   C. rumah   D. perahu
  4. Langkah pertama sebelum menggambar adalah ....
    A. mewarnai   B. menghapus   C. menentukan tema dan objek   D. mengumpulkan gambar
  5. Kertas untuk menggambar pemandangan biasanya diletakkan ....
    A. berdiri   B. mendatar   C. dilipat   D. digulung
  6. Objek yang dekat dengan kita digambar ....
    A. lebih besar   B. lebih kecil   C. tidak digambar   D. sama kecil dengan gunung
  7. Objek yang tepat untuk gambar pantai adalah ....
    A. salju dan beruang   B. gedung tinggi   C. mobil balap   D. pasir, ombak, dan perahu
  8. Agar gambar tidak penuh sesak, sebaiknya kita ....
    A. menggambar semua objek kecil-kecil   B. menggambar sebanyak mungkin   C. memilih objek utama dan beberapa objek pendukung   D. tidak memakai objek
  9. Rina ingin menggambar suasana desa. Objek utama yang paling cocok adalah ....
    A. petak sawah dengan petani   B. kapal selam   C. pesawat luar angkasa   D. es di kutub
  10. Makna menggambar pemandangan yang paling tepat adalah ....
    A. menyalin gambar tanpa berpikir   B. berlomba paling cepat   C. mewarnai tanpa tahu gambarnya   D. mengungkapkan rasa kagum dan syukur atas alam ciptaan Allah

🔑 Kunci Jawaban

1 B  •  2 D  •  3 A  •  4 C  •  5 B  •  6 A  •  7 D  •  8 C  •  9 A  •  10 D

🌈 Mindful, Meaningful, dan Joyful dalam Pembelajaran

LangkahKategori
Berdoa dan menarik napas tenang sebelum belajar🧘 Mindful
Mengamati alam atau gambar pemandangan dengan hening🧘 Mindful
Kebesaran Allah (Al-Khaliq, Ar-Razzaq, Al-Malik) dan pertanyaan mendalam💡 Meaningful
Menentukan objek utama dari pengalaman sendiri💡 Meaningful
Soal benar/salah dengan tepuk tangan atau gerakan😄 Joyful
Menonton video dan bercerita tentang objek favorit😄 Joyful

🌟 Kesimpulan

Menggambar pemandangan berarti menuangkan keindahan alam ciptaan Allah ke dalam gambar sebagai wujud syukur. Untuk menentukan objek, pilih tema, amati, tentukan objek utama, tambah objek pendukung dan latar, lalu pilih objek yang mudah dan tidak terlalu banyak. Ayo menggambar dan bersyukur! 🎨🌳☀️

KELAS 2 MATERI BAHASA INDONESIA, KAMIS 22 OKTOBER 2026

 IDENTITAS

Nama Guru            : Resti Regita Cahyani, S.Pd.

Mapel                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal        : Kamis / 22 Oktober 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zaid Bin Tsabit

Materi                     : Membacakan Cerita dengan Alur Awal, Tengah, dan Akhir

Pertemuan             : 24


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

🎤 Membacakan Cerita dengan Alur Awal, Tengah, dan Akhir

Bahasa Indonesia • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

🟦 Awal🟨 Tengah🟩 Akhir🗣️ Membacakan
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Membaca & Berbicara dan Mempresentasikan – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu membaca kata-kata dan kalimat sederhana dengan lafal yang jelas, serta berbicara dengan volume dan intonasi yang tepat. Peserta didik mampu membacakan cerita sederhana dengan urutan awal, tengah, dan akhir secara runtut kepada pendengar, serta menjadi pendengar yang penuh perhatian saat orang lain bercerita.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat membacakan cerita dengan alur awal, tengah, dan akhir.
📖MEANINGFUL
Melalui kegiatan membacakan cerita sederhana dari teks atau pengalaman sendiri, peserta didik mampu membacakan cerita dengan urutan awal, tengah, dan akhir secara runtut.
💬MEANINGFUL
Peserta didik mampu menjelaskan pesan atau pelajaran dari cerita yang dibacakannya kepada pendengar.
🧘MINDFUL
Melalui latihan membaca dengan tenang dan memperhatikan tanda baca, peserta didik mampu membacakan cerita dengan lafal, volume, dan intonasi yang tepat.
👂MINDFUL
Peserta didik mampu menjadi pendengar yang penuh perhatian saat temannya membacakan cerita.
😄JOYFUL
Melalui kegiatan bergiliran membacakan cerita di depan teman dengan ekspresi yang menarik, peserta didik mampu membacakan cerita dengan gembira dan percaya diri.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran membaca dengan tenang (mindful), pemahaman inti (TP umum), pemaknaan dalam bercerita (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik membaca dengan tenang, memperhatikan tanda baca, lafal, dan intonasi yang tepat.
3.2TP UMUM Peserta didik membacakan cerita dengan alur awal, tengah, dan akhir. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik membacakan cerita sederhana (teks atau pengalaman sendiri) secara runtut dari awal, tengah, hingga akhir.
3.4MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan pesan atau pelajaran dari cerita yang dibacakannya.
3.5MINDFUL Peserta didik menjadi pendengar yang penuh perhatian saat temannya membacakan cerita.
3.6JOYFUL Peserta didik bergiliran membacakan cerita di depan teman dengan ekspresi gembira dan percaya diri.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis praktik membacakan cerita dan umpan balik teman, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🧑‍🏫Demonstrasi (Membaca Nyaring) – guru mencontohkan cara membacakan cerita dengan suara jelas, jeda, dan intonasi yang tepat.
🤝Latihan Berpasangan – siswa berlatih membacakan cerita kepada teman sebangku dan saling memberi masukan.
🎭Unjuk Kerja – siswa bergiliran membacakan cerita di depan kelas.
💬Tanya Jawab & Diskusi – siswa menyebutkan bagian awal, tengah, akhir dan pesan dari cerita yang dibacakan.
📝Penugasan – latihan soal mandiri bertingkat untuk mengukur pemahaman siswa.
5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan lisan, suara, dan kemampuan membaca pada diri kita. Allah juga memerintahkan kita untuk membaca (Iqra').

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi rezeki berupa telinga untuk mendengar dan cerita-cerita yang penuh pelajaran yang bisa kita bagikan kepada orang lain.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur segala sesuatu secara berurutan dan teratur, seperti pagi, siang, lalu malam yang datang silih berganti.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan lisan dan suara kita agar mampu membaca. Allah Ar-Razzaq memberi kita telinga dan cerita-cerita bermanfaat untuk dibagikan. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu secara berurutan, hari ini kita akan belajar membacakan cerita dengan urutan awal, tengah, dan akhir.

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan lisan dan suara kita serta memerintahkan kita untuk membaca. Menurutmu, mengapa membacakan cerita dengan suara yang jelas bisa membuat pendengar senang dan mudah paham?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi kita telinga untuk mendengar cerita. Bagaimana perasaanmu saat temanmu membacakan cerita dengan baik dan kamu mendengarkannya dengan penuh perhatian?
  3. Allah Al-Malik mengatur segala sesuatu secara berurutan. Menurutmu, apa yang akan terjadi jika kita membacakan cerita mulai dari bagian akhir dulu, lalu awal, lalu tengah?
6Yuk, Ingat Lagi! (Menuliskan Cerita dengan Alur Awal, Tengah, dan Akhir)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Alur cerita terdiri dari bagian awal, tengah, dan akhir.B / S
2.Bagian awal cerita berisi penyelesaian masalah.B / S
3.Bagian tengah cerita berisi kejadian-kejadian yang dialami tokoh.B / S
4.Cerita yang baik boleh ditulis dengan urutan acak tanpa aturan.B / S
5.Bagian akhir cerita menceritakan bagaimana cerita itu berakhir dan perasaan tokoh.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (penyelesaian masalah ada di bagian akhir)   3. Benar   4. Salah (cerita harus runtut)   5. Benar

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Membacakan Cerita dengan Alur Awal, Tengah, Akhir

🎤 A. Apa itu Membacakan Cerita?

Membacakan cerita artinya membaca sebuah cerita dengan suara yang jelas kepada pendengar, secara berurutan dari bagian awal, tengah, sampai akhir.

Contoh sehari-hari: Saat Ibu Guru meminta kamu membacakan cerita di depan kelas, atau saat kamu membacakan buku cerita untuk adikmu sebelum tidur.

📖 B. Contoh Cerita untuk Dibacakan

"Rani dan Kucing Kecil"

AWALSore itu, Rani menemukan seekor kucing kecil menangis di depan rumahnya.
TENGAHRani memberi kucing itu susu dan membuatkan tempat tidur dari kardus. Rani juga bertanya kepada tetangga, siapa pemilik kucing itu.
AKHIRBu Siti, pemilik kucing itu, datang menjemput. Rani merasa senang karena kucing kecil itu sudah pulang.

🗣️ C. Tips Membacakan Cerita dengan Baik

🔊Volume jelas – tidak terlalu pelan, tidak terlalu keras.
⏸️Perhatikan tanda baca – berhenti sejenak saat bertemu titik dan koma.
🎭Intonasi sesuai isi – riang untuk bagian senang, pelan untuk bagian sedih.
👀Tatap pendengar – dan beri jeda singkat antar bagian awal, tengah, dan akhir.
.
Titik: berhenti sejenak
,
Koma: jeda singkat
?
Tanya: nada naik
!
Seru: nada semangat

📝 D. Langkah Membacakan Cerita

1Baca cerita dalam hati terlebih dahulu sampai paham isinya.
2Tandai bagian awal, tengah, dan akhir cerita.
3Berlatih membaca dengan suara, jeda, dan intonasi yang tepat.
4Bacakan cerita di depan teman dengan percaya diri.
5Ceritakan kembali pesan atau pelajaran dari cerita tersebut.
🎤 📖 🟦 🟨 🟩
9Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH

1. Saat membacakan cerita, suara yang tepat adalah ....

A. jelas dan terdengar oleh pendengar

B. sangat pelan sampai tidak terdengar

C. berteriak sekeras-kerasnya

D. berbisik

MUDAH

2. Cerita dibacakan dengan urutan ....

A. akhir, awal, tengah

B. awal, tengah, akhir

C. tengah, akhir, awal

D. akhir, tengah, awal

MUDAH

3. Saat bertemu tanda titik (.) ketika membaca, kita sebaiknya ....

A. membaca semakin cepat

B. berteriak

C. berhenti sejenak

D. melompati kalimat

SEDANG

4. Tanda baca yang membuat kita menaikkan nada saat membaca kalimat adalah tanda ....

A. titik

B. koma

C. hubung

D. tanya

SEDANG

5. Ketika membacakan bagian cerita yang sedih, intonasi yang tepat adalah ....

A. pelan dan penuh perasaan sedih

B. riang dan melompat-lompat

C. tertawa keras

D. datar tanpa ekspresi sama sekali

SEDANG

6. "Sore itu, Rani menemukan seekor kucing kecil menangis di depan rumahnya." Kalimat ini dibacakan pada bagian ... cerita.

A. tengah

B. awal

C. akhir

D. judul

SEDANG

7. "Rani memberi susu dan membuatkan tempat tidur dari kardus." Kalimat ini termasuk bagian ... cerita.

A. awal

B. akhir

C. tengah

D. penutup

SUKAR

8. Saat temanmu sedang membacakan cerita di depan kelas, sikap pendengar yang baik adalah ....

A. mengobrol dengan teman sebelah

B. bermain sendiri

C. memotong cerita sambil berteriak

D. menyimak dengan tenang dan penuh perhatian

SUKAR

9. Doni membacakan cerita dengan suara jelas dan memberi jeda singkat di antara bagian awal, tengah, dan akhir. Hal ini membantu pendengar untuk ....

A. lebih mudah memahami urutan cerita

B. bingung dengan isi cerita

C. tertidur

D. melupakan ceritanya

SUKAR

10. Sinta membacakan cerita "Rani dan Kucing Kecil" tetapi ia membacanya mulai dari bagian akhir, lalu awal, lalu tengah. Dampaknya bagi pendengar adalah ....

A. cerita jadi lebih mudah dipahami

B. pendengar bingung karena urutan kejadian tidak runtut

C. tidak ada pengaruhnya

D. pendengar jadi lebih paham

✔Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan nikmat lisan, suara, dan telinga.
  • Membaca dengan tenang dan memperhatikan tanda baca melatih ketelitian dan kesadaran siswa saat membacakan cerita.
  • Menyimak teman yang sedang membacakan cerita melatih siswa menjadi pendengar yang penuh perhatian.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Membacakan cerita dikaitkan dengan kegiatan nyata siswa, seperti membacakan cerita di kelas atau untuk adik di rumah.
  • Siswa diajak menemukan pesan atau pelajaran dari cerita yang dibacakannya.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran memberi variasi visual dan audio agar siswa lebih mudah memahami alur cerita.
  • Bergiliran membacakan cerita dengan ekspresi menarik membuat siswa antusias dan percaya diri tampil di depan teman.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar membacakan cerita dengan urutan awal, tengah, dan akhir, menggunakan suara yang jelas, jeda yang tepat pada tanda baca, dan intonasi yang sesuai isi cerita. Kita juga belajar menjadi pendengar yang baik. Seperti Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu secara berurutan, mari kita membacakan cerita dengan runtut dan penuh semangat agar pendengar senang dan mudah memahaminya. 🌟